Sesuaikan jumlah tabungan dengan kemampuan dan waktu yang tersedia.
Jika nominalnya terlalu besar, pertimbangkan untuk memprioritaskan biaya yang paling mendesak terlebih dahulu.
7. Evaluasi anggaran setiap minggu
Anggaran bukan sesuatu yang dibuat sekali lalu dibiarkan. Periksa kondisi keuangan secara rutin untuk memastikan pengeluaran masih sesuai rencana.
Luangkan waktu setiap minggu untuk mengecek saldo, tagihan yang mendekati jatuh tempo, dan sisa uang belanja.
Baca Juga: Dana bencana BNPB diduga jadi bancakan sejak 2022, KPK sita uang dan emas Rp1,4 miliar
Jika muncul pengeluaran mendadak, evaluasi pos lain yang masih bisa disesuaikan sebelum memutuskan melakukan pembelian tambahan.
Bagi orang dengan penghasilan tidak tetap, perencanaan perlu lebih berhati-hati. Hindari menetapkan komitmen belanja berdasarkan pendapatan tertinggi yang pernah diterima.
Gunakan perkiraan penghasilan yang lebih realistis agar kebutuhan rutin tetap bisa dipenuhi ketika pemasukan menurun.
Pada akhirnya, gaji yang cepat habis tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan boros.
Baca Juga: KPK amankan 14 orang dalam OTT BNPB, pengadaan dana bencana diselidiki
Jika kebutuhan dasar tetap lebih besar daripada penghasilan setelah pengeluaran pilihan dikurangi, persoalannya membutuhkan evaluasi lebih luas, seperti menyesuaikan biaya besar, mencari tambahan pemasukan jika memungkinkan, atau membicarakan pembagian beban rumah tangga.
Mencatat pengeluaran dan menyusun anggaran dapat membantu memperjelas kondisi keuangan yang sebenarnya.
Tujuannya bukan membuat hidup semakin terbatas, melainkan membantu setiap keputusan pengeluaran lebih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.***
Artikel Terkait
Transformasi digital IFG catat 500 ribu pengguna, One by IFG perluas akses layanan keuangan terintegrasi
Polisi bongkar korupsi dana bantuan keuangan desa di Subang, mantan Kades pakai uang negara untuk bayar utang pribadi
AFTECH, Easycash dan IARFC luncurkan MOJANG, modul literasi keuangan untuk Gen Z dan Milenial
Merger 15 asuransi BUMN jadi 3 entitas, strategi perkuat permodalan dan daya saing industri keuangan nasional
Asuransi bukan investasi, IFG ingatkan pentingnya literasi keuangan bagi konsumen
Mahasiswa diajak jadi agen perubahan, asuransi Astra dorong literasi keuangan lewat ACTION
Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan yang baru pengganti Purbaya Yudhi Sadewa