Transformasi digital IFG catat 500 ribu pengguna, One by IFG perluas akses layanan keuangan terintegrasi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB
IFG meraih apresiasi atas inovasi digital melalui platform One by IFG yang mendorong integrasi layanan keuangan nasional (Dok. IFG)
IFG meraih apresiasi atas inovasi digital melalui platform One by IFG yang mendorong integrasi layanan keuangan nasional (Dok. IFG)

GENMILENIAL.ID Transformasi digital yang dijalankan Indonesia Financial Group (IFG) menunjukkan hasil signifikan.

Hingga akhir 2025, platform terintegrasi One by IFG mencatat lebih dari 500 ribu unduhan, 370 ribu pengguna aktif, serta lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan kesehatan, perlindungan, dan investasi.

Capaian tersebut menjadi penanda kuat keberhasilan IFG dalam membangun ekosistem layanan keuangan digital terintegrasi di bawah holding BUMN sektor asuransi, penjaminan, dan investasi.

Baca Juga: Pamanukan lumpuh total, banjir rendam pertokoan dan jalan utama hingga aktivitas warga terhenti

Perkuat ekosistem layanan keuangan terpadu

Jakarta, 29 Januari 2026, sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, IFG terus mendorong transformasi bisnis berbasis digital dengan mengedepankan integrasi layanan dan penguatan pengalaman pelanggan (customer experience).

Melalui One by IFG, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform, mulai dari layanan kesehatan, asuransi jiwa dan umum, hingga produk investasi seperti reksa dana dan dana pensiun lembaga keuangan.

Pendekatan ini menempatkan kemudahan akses, keterhubungan layanan, serta relevansi kebutuhan pengguna sebagai fondasi utama pengembangan model bisnis IFG ke depan.

Baca Juga: Polisi sigap evakuasi lansia sakit stroke yang terjebak banjir di Pamanukan

Integrasi digital dorong efisiensi dan akses layanan

Penguatan ekosistem One by IFG turut mendorong konsolidasi kapabilitas digital lintas entitas di lingkungan IFG.

Mulai dari sistem autentikasi terpadu, sistem pembayaran, pengelolaan data pelanggan, hingga integrasi kanal distribusi kini terhubung dalam satu ekosistem digital.

Digitalisasi layanan kesehatan, misalnya, dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, sementara integrasi produk asuransi dan investasi memperluas adopsi layanan keuangan ritel di masyarakat.

Baca Juga: Kisah Ustaz Deni di Ciparay, mengajar 85 anak ngaji tanpa bayaran meski hidup serba kekurangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X