Rasulullah Muhammad SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa yang dilakukan dalam setahun sebelumnya.
Meskipun demikian, puasa ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti untuk dosa besar yang memerlukan taubat yang sungguh-sungguh.
Baca Juga: Wajib tahu, seperti ini 6 Manfaat daun kumis kucing bagi kesehatan
Namun, puasa ini dapat menjadi kesempatan untuk memperoleh pengampunan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Mendapatkan pahala
Puasa Tasua dan Asyura memberikan pahala besar bagi orang yang melaksanakannya dengan sungguh-sungguh dan ikhlas.
Pengorbanan dalam berpuasa pada dua hari ini akan diimbangi dengan pahala yang melimpah dari Allah SWT.
3. Meneladani Nabi-nabi Allah
Puasa Tasua dan Asyura juga merupakan kesempatan untuk meneladani para Nabi dan rasul Allah, terutama Nabi Musa (AS) yang memperingati pembebasan Bani Israil dari penindasan.
Meneladani perilaku mereka yang saleh akan menginspirasi umat Muslim untuk hidup dalam kebenaran dan keadilan.
Baca Juga: Namimah, definisi, contoh dan hukumnya dalam Islam
4. Menjaga tradisi Islam
Melaksanakan puasa Tasua dan Asyura adalah cara untuk menjaga tradisi Islam dan mengenang peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah agama ini.
Ini juga memperkuat persatuan dalam komunitas Muslim karena banyak umat Islam dari berbagai latar belakang mengikuti puasa ini.
Puasa Tasua dan Asyura memiliki keutamaan dan makna yang penting dalam Islam.
Artikel Terkait
Niat puasa tarwiyah dan arafah serta keutamaannya
Turut hadir pawai obor 1 Muharram, Kang Lukmantias sampaikan pesan persatuan umat Islam di Kabupaten Subang
Peringatan tahun baru Islam dan tradisi pawai obor di Indonesia
Ghibah, menggali dalam diam, menguak jejak cela di balik sejuta senyum
Rizki, jodoh, dan takdir, misteri tiga hal yang mengikat masa depan kita
Pengertian namimah dan hukumnya dalam agama Islam
Namimah, definisi, contoh dan hukumnya dalam Islam