GENMILENIAL.ID - Di Indonesia, masyarakat muslim merayakan tahun baru Islam dengan meriah. Perayaan ini dirayakan setiap tanggal 1 Muharram dalam penanggalan Hijriyah.
Tahun baru Islam dikenal dengan sebutan 'Hijriyah' karena merujuk pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.
Salah satu tradisi yang khas dalam peringatan tahun baru Islam di Indonesia adalah 'Pawai Obor.'
Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan tahun baru Islam dan diadakan di berbagai kota dan desa di seluruh Indonesia.
Pawai Obor merupakan ajang untuk menyambut tahun baru dengan semangat dan kegembiraan.
Asal usul pawai obor
Pawai Obor menjadi tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dan memiliki akar budaya yang kuat di Indonesia.
Asal-usulnya dapat ditelusuri ke zaman dahulu kala, ketika orang-orang menggunakannya sebagai cara untuk memberitahu warga tentang keberadaan malam baru tahun Hijriyah.
Dalam tradisi ini, obor digunakan sebagai simbol cahaya yang menerangi malam gelap dan melambangkan awal tahun baru yang penuh harapan dan keberkahan.
Pelaksanaan pawai obor
Pawai Obor biasanya dilaksanakan pada malam pergantian tahun Hijriyah, tepat saat masuknya tanggal 1 Muharram.
Masyarakat, terutama anak-anak, akan berpartisipasi dalam pawai ini dengan antusias.
Mereka membawa obor yang terbuat dari bambu atau bahan-bahan mudah terbakar lainnya, yang dinyalakan sehingga memancarkan cahaya terang.
Artikel Terkait
Niat puasa tarwiyah dan arafah serta keutamaannya
Puasa Idul Adha, menghormati dan menghayati perayaan kurban
Mengenal Jurnalisme sastrawi, menggali keindahan bahasa dalam pemberitaan
Jurnalisme sastrawi, memadukan kesenian dan informasi untuk menjangkau pembaca dengan cara baru
Mengungkap rahasia teknik penulisan feature yang efektif
Fungsi sastra dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
Turut hadir pawai obor 1 Muharram, Kang Lukmantias sampaikan pesan persatuan umat Islam di Kabupaten Subang