GENMILENIAL.ID - Di antara ibadah-ibadah yang dianjurkan dalam agama Islam adalah puasa Tasua dan Asyura.
Kedua puasa ini memiliki makna yang mendalam dan memiliki keutamaan khusus bagi umat Muslim.
Puasa Tasua jatuh pada tanggal 9 Muharram, sementara puasa Asyura jatuh pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Islam.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang puasa Tasua dan Asyura serta keutamaannya dalam Islam.
Puasa Tasua
Puasa Tasua adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Muharram dalam penanggalan Islam. Tanggal ini dikenal sebagai Hari Tasua dan berarti 'sembilan' dalam bahasa Arab.
Puasa Tasua memiliki sejumlah makna historis bagi umat Muslim, termasuk peristiwa-peristiwa penting seperti Nabi Nuh (AS) keluar dari bahtera setelah banjir besar, dan Nabi Musa (AS) dan kaumnya yang diselamatkan dari penindasan Fir'aun.
Baca Juga: Wow, ini 7 Manfaat putih telur bagi kesehatan
Puasa Asyura
Puasa Asyura adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, yaitu sehari setelah puasa Tasua. Nama 'Asyura' sendiri berarti 'sepuluh' dalam bahasa Arab.
Hari ini memiliki makna penting dalam sejarah Islam, termasuk peristiwa pembebasan Bani Israil dari tangan Fir'aun oleh Nabi Musa (AS) yang terjadi pada tanggal 10 Muharram.
Keutamaan puasa Tasua dan Asyura
Puasa Tasua dan Asyura memiliki keutamaan khusus dalam agama Islam. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Penghapus dosa
Artikel Terkait
Niat puasa tarwiyah dan arafah serta keutamaannya
Turut hadir pawai obor 1 Muharram, Kang Lukmantias sampaikan pesan persatuan umat Islam di Kabupaten Subang
Peringatan tahun baru Islam dan tradisi pawai obor di Indonesia
Ghibah, menggali dalam diam, menguak jejak cela di balik sejuta senyum
Rizki, jodoh, dan takdir, misteri tiga hal yang mengikat masa depan kita
Pengertian namimah dan hukumnya dalam agama Islam
Namimah, definisi, contoh dan hukumnya dalam Islam