Mengapa pemilihan Rais Aam disorot?
Posisi strategis Rais Aam membuat proses pemilihannya menjadi bagian penting dalam pergantian kepemimpinan NU.
Dalam konteks Muktamar NU ke-35, jabatan tersebut kembali menjadi sorotan setelah PCNU Sekadau melaporkan dugaan adanya aliran dana yang disebut berkaitan dengan upaya memuluskan dukungan dalam pemilihan Rais Aam.
KPK telah membenarkan menerima laporan tersebut. Namun, laporan itu masih harus melalui proses telaah dan belum berarti bahwa dugaan politik uang telah terbukti.
Baca Juga: Kronologi rumah dinas TNI digerebek, 11 orang diamankan terkait dugaan judol
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo juga menegaskan tidak ada uang yang diserahkan pihak pelapor kepada KPK dalam proses pengaduan tersebut.
Dengan kedudukan Rais Aam sebagai pimpinan tertinggi Syuriyah, proses pemilihan jabatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan keagamaan dan organisasi NU untuk satu periode kepengurusan.***
Artikel Terkait
NU diminta jadi pilar pembangunan Subang, Sekda Asep Nuroni tekankan sinergi
Resmi berhentikan Gus Yahya dari kursi ketum, Rais Aam PBNU disebut akan ambil alih kekosongan jabatan
Rais Aam PBNU tegaskan Gus Yahya tak lagi menjabat ketua umum dan umumkan pembentukan TPF
Mahfud MD sindir konflik internal NU: Bukan PBNU lagi, tapi sudah mirip PTNU
Bupati Subang kukuhkan pengurus Panglima Santri di Harlah ke-100 NU, tegaskan kolaborasi ulama dan umara
Profil Gus Kikin yang terpilih jadi Ketum PBNU: Cicit ulama pendiri NU, pengasuh Ponpes Tebuireng
Dugaan politik uang Muktamar NU masuk KPK, soroti pengondisian dukungan Rais Aam