Di antaranya, Rais Aam bertugas mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan keputusan Muktamar serta kebijakan umum PBNU.
Rais Aam juga memimpin, mengoordinasikan, dan mengawasi tugas-tugas di antara Pengurus Besar Syuriyah.
Baca Juga: Surat usulan pemakzulan Gibran viral, Nasdem segera minta klarifikasi Tonny Tesar
Selain itu, Rais Aam bersama Ketua Umum PBNU memiliki sejumlah kewenangan dalam keputusan strategis organisasi.
Rais Aam juga memimpin rapat harian Syuriyah dan rapat pengurus lengkap Syuriyah.
Dalam pelaksanaan forum besar organisasi, Rais Aam bersama Ketua Umum juga memiliki peran dalam memimpin Muktamar, Musyawarah Nasional Alim Ulama, Konferensi Besar, rapat kerja, hingga rapat pleno.
Berbeda dengan Ketua Umum PBNU
Posisi Rais Aam berbeda dengan Ketua Umum PBNU meskipun keduanya memiliki hubungan erat dalam kepemimpinan organisasi.
Baca Juga: Viral turis WNI diduga beri plastik ke rusa di Jepang, begini klarifikasinya
Rais Aam berada dalam jajaran Syuriyah, sedangkan Ketua Umum memimpin Tanfidziyah.
Dalam struktur NU, Tanfidziyah merupakan unsur yang menjalankan pelaksanaan keputusan-keputusan organisasi.
Dengan pembagian tersebut, Rais Aam memiliki peran utama dalam kepemimpinan Syuriyah, sementara Ketua Umum menjalankan fungsi kepemimpinan Tanfidziyah.
Keduanya juga dapat menjalankan kewenangan bersama dalam sejumlah keputusan strategis PBNU.
Baca Juga: KSAD Maruli Simanjuntak pastikan tindak tegas prajurit yang fasilitasi rumah dinas untuk judi online
Karena itu, posisi Rais Aam menjadi salah satu jabatan penting dalam struktur kepemimpinan NU.
Artikel Terkait
NU diminta jadi pilar pembangunan Subang, Sekda Asep Nuroni tekankan sinergi
Resmi berhentikan Gus Yahya dari kursi ketum, Rais Aam PBNU disebut akan ambil alih kekosongan jabatan
Rais Aam PBNU tegaskan Gus Yahya tak lagi menjabat ketua umum dan umumkan pembentukan TPF
Mahfud MD sindir konflik internal NU: Bukan PBNU lagi, tapi sudah mirip PTNU
Bupati Subang kukuhkan pengurus Panglima Santri di Harlah ke-100 NU, tegaskan kolaborasi ulama dan umara
Profil Gus Kikin yang terpilih jadi Ketum PBNU: Cicit ulama pendiri NU, pengasuh Ponpes Tebuireng
Dugaan politik uang Muktamar NU masuk KPK, soroti pengondisian dukungan Rais Aam