Menurutnya, hal itu menjadi bukti kecintaan rakyat terhadap pemimpin yang memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dengan sepenuh hati.
Baca Juga: Transformasi Projo: Ganti logo, tetap hormat Jokowi, kini kawal pemerintahan Prabowo-Gibran
Megawati ingatkan warisan pemikiran Bung Karno soal kemanusiaan
Dalam kesempatan yang sama, Megawati mengingatkan bahwa pemikiran Bung Karno berakar pada nilai kemanusiaan dan anti-penjajahan, yang lahir dari pendidikan dan pengalaman hidupnya di Blitar.
“Di Blitar inilah Bung Karno menerima pendidikan budi pekerti yang membentuk karakternya. Kemanusiaan begitu mewarnai kepemimpinannya,” tutur Megawati.
Ia menegaskan, prinsip kemanusiaan itu menjadi fondasi utama perjuangan Bung Karno menentang segala bentuk penjajahan.
Megawati juga menyebut bahwa Pancasila bersifat universal, dan lima silanya bisa diterapkan oleh bangsa mana pun.
“Kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan — itulah nilai-nilai pokok Dasasila Bandung,” ujarnya mengacu pada semangat KAA tahun 1955.
Soroti Palestina: Itu juga keinginan ayah saya
Menutup pidatonya, Megawati menyinggung perjuangan kemerdekaan Palestina yang hingga kini belum terwujud.
Ia menyebut bahwa kemerdekaan penuh bagi Palestina adalah cita-cita yang sejalan dengan prinsip Bung Karno.
“Kita tidak akan pernah lupa perjuangannya Palestina. Palestina merdeka itu, menurut saya, juga sesuai keinginan ayah saya, berdaulat, merdeka penuh, bukan harus ada tawar-menawar,” tegas Megawati.***
Artikel Terkait
Figur politik penting dalam perjalanan Indonesia, Soekarno, Sutan Syahrir, dan H Agus Salim
Soekarno, pemimpin revolusi Indonesia yang karismatik
Momen Macron tanya lukisan Soekarno di Istana, Prabowo jawab dengan bangga: Presiden pertama kami
Mendikdasmen janji perkuat pendidikan nasionalisme, jawab kritik Megawati soal anak muda kurang paham sejarah
Ikut hadiri pengukuhan 76 Paskibraka di Istana, Megawati kenang pengalaman tahun 1963
Luhut singgung ketidakhadiran Megawati di Istana, tekankan kekompakan tiga presiden terpilih
Hasto Kristiyanto sebut Megawati sudah ingatkan Jokowi: Rakyat butuh pendidikan dan pupuk, bukan kereta cepat