Keteladanan KH. Anwar Manshur: Ulama sepuh Lirboyo yang dihormati lintas generasi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 15:57 WIB
Mengintip biografi KH. Anwar Manshur yang menjadi ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur (lp2m.uit-lirboyo.ac.id)
Mengintip biografi KH. Anwar Manshur yang menjadi ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur (lp2m.uit-lirboyo.ac.id)

GENMILENIAL.ID – Di tengah sorotan publik terhadap kehidupan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo di Kota Kediri, Jawa Timur, nama KH. Anwar Manshur kembali menjadi perhatian.

Sosok pengasuh Ponpes Lirboyo itu dikenal sebagai ulama sepuh yang dihormati lintas generasi karena keteguhan, kebijaksanaan, dan kesederhanaannya.

Di balik berbagai isu yang ramai di media sosial, KH. Anwar justru tampil sebagai teladan yang memancarkan keteduhan.

Puluhan tahun mengasuh ribuan santri, Kiai Anwar menjadi sumber ilmu dan panutan moral bagi banyak tokoh bangsa, dari kalangan ulama hingga pejabat negara.

Baca Juga: Setelah Patrick Kluivert dipecat, dua pemain Timnas bela Erick Thohir: Publik diminta tetap bersatu dukung Garuda

Kiai Anwar juga dikenal memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh nasional, seperti KH. Ma’ruf Amin, KH. Yahya Cholil Staquf, hingga Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Dalam berbagai kesempatan, para tokoh itu kerap sowan ke Lirboyo untuk bersilaturahmi dan memohon doa kepada beliau.

Berikut tiga keteladanan utama KH. Anwar Manshur yang patut diteladani:

1. Pewaris langsung pendiri Lirboyo

Lahir pada 1 Maret 1938 di lingkungan Ponpes Lirboyo, KH. Anwar Manshur merupakan cucu dari pendiri pesantren, KH. Abdul Karim.

Baca Juga: 4 Fakta terkini sengketa lahan Hotel Sultan di GBK: Gugatan wanprestasi dipersoalkan, tagihan royalti Rp742 miliar jadi sorotan

Sejak muda, ia dikenal tekun, disiplin, dan menempuh pendidikan di pesantren ternama seperti Pacul Gowang dan Tebuireng Jombang sebelum kembali mengajar di Lirboyo.

Hingga kini, beliau masih rutin mengajar kitab Dalailul Khairat setiap pagi bagi para santri.

2. Penjaga keaslian tradisi salaf

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X