Setelah Patrick Kluivert dipecat, dua pemain Timnas bela Erick Thohir: Publik diminta tetap bersatu dukung Garuda

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 15:28 WIB
Menyoroti drama pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert usai Garuda gagal di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@patrickkluivert9)
Menyoroti drama pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert usai Garuda gagal di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@patrickkluivert9)

GENMILENIAL.ID – Drama pemecatan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia terus bergulir dan menjadi sorotan publik.

Di tengah kritik dan tekanan besar terhadap federasi, Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memilih menahan diri sebelum memberi penjelasan resmi kepada publik.

“Saya tidak mau jawab, nanti itu, ini Menpora. Untuk yang bola, jangan hari ini. Kasih waktu saya dua hari,” ujar Erick di sela agenda Kemenpora, Kamis, 16 Oktober 2025.

Sikap diam Erick tersebut justru memicu berbagai tafsir di tengah ramainya tagar #KluivertOut dan #ETOut di media sosial.

Baca Juga: 4 Fakta terkini sengketa lahan Hotel Sultan di GBK: Gugatan wanprestasi dipersoalkan, tagihan royalti Rp742 miliar jadi sorotan

Namun, di tengah gelombang kritik itu, muncul dukungan terbuka dari para pemain Timnas Indonesia sendiri.

Jay Idzes bela Erick Thohir: Kami butuh dukungan, bukan cacian

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes menjadi pemain pertama yang bersuara membela Erick Thohir.

Dalam unggahannya di Instagram @jayidzes pada Rabu, 15 Oktober 2025, ia menegaskan bahwa publik tidak melihat kerja keras federasi di balik layar.

“Biasanya saya tidak menulis pesan seperti ini, tapi saya melihat banyak komentar negatif tentang Pak Thohir dan timnya. Mereka sudah melakukan banyak hal untuk memastikan segalanya terurus dengan baik bagi kami para pemain,” tulis Jay.

Baca Juga: Istana dukung PSSI pecat Patrick Kluivert, desak segera cari pelatih baru dan fokus wujudkan mimpi 287 juta rakyat

Ia menambahkan, pencapaian Timnas Indonesia menembus Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan memastikan tiket ke Piala Asia 2027 adalah hasil dari kerja keras bersama.

“Proses butuh waktu. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kami membutuhkan dukungan Anda. Terus yakin, terus bermimpi, dan terus bersama kami,” tutupnya.

Calvin Verdonk ikut bersuara: Kami bermain dengan kebanggaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X