Pernyataan Lutfi tersebut menempatkan isu MSCI bukan hanya sebagai persoalan penilaian pasar modal, tetapi juga sebagai bagian dari kekhawatiran mengenai kepemilikan aset Indonesia.
Meski demikian, dugaan keterlibatan institusi asing yang disampaikan Lutfi masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Tanggapan resmi dari MSCI, Temasek, dan GIC menjadi penting untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan tersebut.***
Artikel Terkait
5 Hal yang harus diperhatikan dalam Investasi di pasar modal
Prabowo: Saya nggak terlalu takut sama pasar modal, Indonesia punya kekuatan
IHSG Bursa Efek Indonesia dibuka pada Selasa, 8 April 2025: Melemah 9,16 persen
Soroti gejolak bursa saham, Menko Airlangga Hartarto: IHSG masih negatif, tapi sudah dalam tren positif
Jejak karier Purbaya Yudhi Sadewa: Dari migas, pasar modal, hingga kursi Menkeu di era Prabowo
Boy Thohir beli 3,1 juta lembar saham Trimegah Sekuritas, tegaskan kepercayaan pada kondisi pasar modal RI
Bursa Indonesia belum menyamai Malaysia, transparansi masih jadi sorotan FTSE