Mobil BYD gagal uji tabrak, ANCAP cuma kasih 3 bintang

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 19 Oktober 2026 | 19:51 WIB
Uji keselamatan BYD Sealion 5 gagal penuhi standar ANCAP (ANCAP)
Uji keselamatan BYD Sealion 5 gagal penuhi standar ANCAP (ANCAP)

GENMILENIAL.ID – Mobil BYD Sealion 5 hanya meraih tiga bintang dalam penilaian keselamatan Australasian New Car Assessment Program (ANCAP).

SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Selandia Baru ini mendapat catatan pada sejumlah fitur keselamatan aktif dan teknologi pendukung pengemudi.

Hasil penilaian yang diumumkan pada 29 September 2026 tersebut menunjukkan bahwa BYD Sealion 5 belum memenuhi seluruh ambang penilaian untuk meraih peringkat keselamatan tertinggi.

Baca Juga: Empat mobil hangus di parkiran TIS Square, Damkar ungkap titik awal api dari BMW

Meski perlindungan penumpang saat benturan dinilai relatif baik, sejumlah sistem yang dirancang untuk membantu mencegah kecelakaan masih memiliki keterbatasan.

Skor keselamatan BYD sealion 5 jadi sorotan

Berdasarkan laporan resmi ANCAP, BYD Sealion 5 memperoleh skor 48 persen untuk kategori Safe Driving dan 51 persen pada Crash Avoidance.

Sementara itu, kategori Crash Protection mencatatkan skor 79 persen dan Post-Crash sebesar 74 persen.

Perbedaan skor tersebut memperlihatkan bahwa penilaian keselamatan kendaraan tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya melindungi penumpang ketika terjadi tabrakan.

Baca Juga: Kawasaki Versys 900 SE LT resmi diumumkan, usung mesin Z900 dan gaya aero edge!

Teknologi yang membantu pengemudi menghindari kecelakaan dan sistem keselamatan setelah benturan juga menjadi bagian penting dalam evaluasi.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah kinerja sistem emergency lane keeping. Fitur ini dirancang untuk membantu kendaraan tetap berada di jalurnya ketika mendeteksi risiko keluar jalur.

Dalam skenario pengujian tertentu, sistem tersebut tidak menunjukkan respons ketika kendaraan diarahkan menuju tepi jalan.

Keterbatasan ini menjadi catatan karena kendaraan yang keluar dari jalur berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat melaju di jalan raya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X