IHSG Bursa Efek Indonesia dibuka pada Selasa, 8 April 2025: Melemah 9,16 persen

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 9 April 2025 | 04:24 WIB
Gedung Indonesia Stock Exchange (IDX) atau Bursa Efek Indonesia (BEI) (Unsplash.com/@Ruben Sukatendel)
Gedung Indonesia Stock Exchange (IDX) atau Bursa Efek Indonesia (BEI) (Unsplash.com/@Ruben Sukatendel)

GENMILENIAL.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada Selasa, 8 April 2025 pukul 09.00 WIB.

IHSG Bursa Efek Indonesia itu tercatat melemah 596,33 poin atau 9,16 persen ke posisi 5.914,28.

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 92,61 poin atau 11,25 persen ke posisi 651,90.

Baca Juga: Pengacara Lisa Mariana klaim komunikasi kliennya dengan Ridwan Kamil lewat ajudan dimulai usai mengabarkan kehamilannya

Sebelumnya, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memproyeksikan IHSG berpotensi akan bergerak melemah terdampak sentimen kebijakan tarif impor oleh Amerika Serikat (AS).

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah dengan support dan resistance 6.200 - 6.570," ujar Nico dalam analisisnya kepada awak media di Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.

Nico menilai, dampak kebijakan tarif impor AS belum akan berakhir, meskipun terdapat lebih dari 50 negara yang mengajukan negosiasi.

Baca Juga: Klaim dari pengacara Lisa Mariana, Ridwan Kamil membiayai kliennya sejak hamil hingga sang anak lahir

Analis pasar saham itu menyebut negosiasi itu masih membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa melakukan penyesuaian dan kesepakatan.

"Sehingga, rasanya kalau dikatakan bahwa setelah negosiasi pasar akan stabil, mungkin jauh dari kata tenang untuk saat ini," tutur Nico.

"Setiap kenaikan pasar yang terjadi, mungkin akan menjadi alasan untuk terjadinya penurunan lebih dalam lagi," tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X