Rating Bank BJB turun, pemegang saham daerah perlu perketat pengawasan kredit

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 13 September 2026 | 19:59 WIB
Logo Bank BJB terpampang di kantor perseroan di Banten. PEFINDO menurunkan peringkat Bank BJB dari idAA menjadi idAA- seiring tekanan terhadap kualitas aset dan kenaikan rasio kredit bermasalah (Dok. Bank BJB)
Logo Bank BJB terpampang di kantor perseroan di Banten. PEFINDO menurunkan peringkat Bank BJB dari idAA menjadi idAA- seiring tekanan terhadap kualitas aset dan kenaikan rasio kredit bermasalah (Dok. Bank BJB)

Baca Juga: Viral sopir TransJakarta Monas-Pulogadung diduga ugal-ugalan hingga bikin penumpang terjatuh

Penyelesaian persoalan kredit tidak cukup hanya melalui write-off. Evaluasi juga diperlukan terhadap kualitas pemberian kredit, pemantauan debitur serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proses pengawasan.

Dengan mayoritas saham Bank BJB berada di tangan pemerintah daerah, perkembangan kinerja perseroan bukan hanya menjadi kepentingan regulator dan investor.

Ada kepentingan ekonomi masyarakat Jawa Barat dan Banten yang melekat dalam setiap keputusan bisnis serta risiko yang ditanggung Bank BJB.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X