BRI tancap gas lewat BRIvolution Reignite, perkuat peran dorong ekonomi kerakyatan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 30 Juli 2026 | 16:36 WIB
Aktivitas nelayan saat bongkar hasil tangkapan di pelabuhan, mencerminkan sektor produktif yang terus diperkuat BRI melalui transformasi BRIvolution Reignite untuk mendorong ekonomi kerakyatan (Dok. BRI)
Aktivitas nelayan saat bongkar hasil tangkapan di pelabuhan, mencerminkan sektor produktif yang terus diperkuat BRI melalui transformasi BRIvolution Reignite untuk mendorong ekonomi kerakyatan (Dok. BRI)

GENMILENIAL.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat transformasi bisnis melalui program BRIvolution Reignite sebagai strategi utama memperkuat daya saing sekaligus memperbesar kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Transformasi ini menjadi langkah penting BRI dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperluas peran dalam mendukung sektor produktif, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Transformasi jadi kunci pertumbuhan

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa BRIvolution Reignite merupakan kerangka transformasi terintegrasi yang dirancang untuk memperkuat fundamental bisnis serta menciptakan nilai tambah bagi berbagai pihak.

Baca Juga: Perang lawan bank emok! Kang Rey andalkan Saba Lembur putus jerat pinjaman llegal di Subang

Menurutnya, transformasi ini tidak hanya berorientasi pada kinerja perusahaan, tetapi juga memastikan BRI tetap konsisten sebagai bank yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.

“Transformasi ini menjadi komitmen kami untuk menghadirkan pertumbuhan yang sehat, efisien, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI juga memastikan transformasi berjalan selaras dengan arah strategis nasional.

Baca Juga: Dari Tasikmalaya Kota ke Subang, ini sosok AKBP Andi Purwanto yang kini jabat Kapolres Subang

Dua pilar utama penggerak

BRIvolution Reignite bertumpu pada dua pilar utama. Pertama, Transform the Funding Franchise yang difokuskan pada penguatan struktur pendanaan agar lebih efisien dan stabil, terutama melalui peningkatan dana murah (CASA) serta kapabilitas transaction banking.

Kedua, Revamp Existing Core and Build New Core yang bertujuan memperkuat bisnis inti kredit mikro sekaligus membangun sumber pertumbuhan baru di sektor consumer banking.

Kedua pilar tersebut diperkuat oleh enam enabler yang menjadi motor penggerak transformasi di seluruh lini organisasi.

Baca Juga: Tradisi pedang pora sambut AKBP Andi Purwanto sebagai Kapolres Subang, awali estafet kepemimpinan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X