BUMD Subang dituntut lebih produktif, Kang Rey: Harus ada terobosan untuk pemerintah daerah

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 3 September 2026 | 21:57 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja BUMD Semester I 2026 di Ciater, Kamis, 3 September 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja BUMD Semester I 2026 di Ciater, Kamis, 3 September 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey menuntut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Subang meningkatkan produktivitas dan menghadirkan terobosan baru yang memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Kang Rey saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja BUMD Semester I Tahun 2026 di Sari Alam Ciater, Kamis, 3 September 2026.

Rapat tersebut menjadi forum evaluasi terhadap kinerja sejumlah BUMD di Kabupaten Subang sekaligus membahas pentingnya penguatan tata kelola perusahaan agar mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Waspada penculikan anak! Viral curhatan orang tua di Tangsel, beberkan modus pelaku yang kepo buku pelajaran

BUMD diminta tak sekadar mengejar keuntungan

Kang Rey menegaskan keberadaan BUMD tidak hanya berkaitan dengan upaya memperoleh keuntungan.

Menurutnya, perusahaan milik daerah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah.

Karena itu, BUMD dituntut mampu menciptakan inovasi dan terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas perusahaan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian Kabupaten Subang.

Baca Juga: TNI AL dalami foto viral prajuritnya dampingi AWK hadiri kontes transgender di Thailand: Kalau melanggar, bakal ditindaklanjuti

"Keberadaan BUMD pada dasarnya tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, akan tetapi memperhatikan etika yang baik maupun menciptakan terobosan baru yang mampu mendongkrak produktivitas perusahaan, dalam kontribusinya terhadap perekonomian daerah,” tuturnya.

Kang Rey juga mengingatkan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik dalam mengarahkan BUMD menjadi perusahaan yang sehat.

Prinsip transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran, kata dia, perlu diterapkan dalam sistem pengelolaan perusahaan.

Baca Juga: Viral momen Gubernur Kalteng Agustiar Sabran ke lokasi karhutla usai ramai dikritik ihwal penanganan bencana

Penerapan prinsip tersebut diharapkan dapat membangun etos bisnis dan kerja yang baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X