Gaji manajer koperasi tak cukup berbasis jabatan, kompetensi dan kinerja harus jadi ukuran

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 13 September 2026 | 18:58 WIB
  Agus Sulistriyono, CEO Promedia Group (Dok. Promedia)
Agus Sulistriyono, CEO Promedia Group (Dok. Promedia)

GENMILENIAL.ID — Besaran gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi perdebatan seiring munculnya kebutuhan untuk menentukan standar kompensasi bagi pengelola koperasi.

Persoalannya bukan hanya mengenai berapa besar gaji yang layak, tetapi juga bagaimana menentukan nilai seorang manajer.

CEO Promedia Group Agus Sulistriyono menilai, besaran gaji manajer koperasi tidak semestinya hanya ditentukan berdasarkan jabatan.

Kompetensi, pengalaman, tanggung jawab dan hasil kerja perlu menjadi bagian penting dalam menentukan penghasilan.

Baca Juga: PEFINDO turunkan rating Bank BJB, kualitas kredit masih jadi sorotan

Pandangan tersebut menjadi relevan karena sebagian manajer KDKMP merupakan anak muda dan fresh graduate.

Mereka memiliki potensi untuk berkembang, tetapi belum tentu memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis seperti seorang manajer profesional yang telah lama bekerja di perusahaan.

“Di perusahaan swasta, seorang manajer bisa mendapatkan gaji dua sampai empat kali staf pemula. Tetapi perusahaan tidak membayar mahal seseorang hanya karena kartu namanya tertulis manajer. Yang dibayar adalah kompetensi, pengalaman, tanggung jawab, dan hasil kerjanya,” kata Agus.

Baca Juga: Kanaya Whulan, vokalis Emka 9 bentukan Dedi Mulyadi meninggal dunia di RSHS Bandung

Jabatan manajer harus diikuti kompetensi

Menurut Agus, pemerintah perlu berhati-hati jika menetapkan standar gaji tinggi secara seragam bagi seluruh manajer koperasi.

Fresh graduate tetap dapat diberikan kesempatan untuk menduduki posisi manajer, tetapi jabatan tersebut perlu disertai proses peningkatan kemampuan serta ukuran kinerja yang jelas.

Hal itu penting agar pemberian kompensasi dapat sejalan dengan kapasitas pengelola koperasi.

Seorang manajer yang masih membangun kompetensi tentu memiliki kondisi yang berbeda dengan manajer yang telah berpengalaman dan mampu membawa koperasi berkembang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X