Di balik turunnya rating Bank BJB, NPL naik dan pencadangan melemah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 13 September 2026 | 19:26 WIB
Suasana salah satu kantor layanan Bank BJB. Rasio kredit bermasalah Bank BJB tercatat meningkat menjadi 3,3 persen pada Juni 2026, dari 2,8 persen pada akhir 2025 (Dok. Bank BJB)
Suasana salah satu kantor layanan Bank BJB. Rasio kredit bermasalah Bank BJB tercatat meningkat menjadi 3,3 persen pada Juni 2026, dari 2,8 persen pada akhir 2025 (Dok. Bank BJB)

Baca Juga: Nestapa warga di Makassar imbas kelangkaan BBM: Antre dari sore sampai subuh, sulit mendapatkannya

Perseroan juga perlu menjaga agar kredit dalam perhatian khusus tidak berkembang menjadi NPL sekaligus memperkuat pencadangan untuk menghadapi potensi kerugian.

Peringkat Bank BJB yang berada pada level idAA- masih menunjukkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, sementara prospek peringkat tetap stabil.

Meski demikian, perkembangan NPL, peningkatan kredit dalam perhatian khusus serta penurunan cakupan pencadangan menjadi indikator yang perlu diperhatikan dalam laporan keuangan Bank BJB berikutnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X