Perbandingan ini memicu refleksi baru: apakah Indonesia terlalu mahal membangun proyek yang masih terbatas manfaatnya?
Antara kebanggaan nasional dan pelajaran ekonomi
Bagi sebagian pihak, Whoosh tetap menjadi kebanggaan nasional, simbol keberanian Indonesia berinovasi di level global.
Baca Juga: Motoran ke desa, gaya kepemimpinan Kang Rey yang dekat dengan warga Cisalak
Namun bagi kalangan kritis, proyek ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam kerja sama internasional.
Ke depan, publik menanti apakah restrukturisasi benar-benar menjadi jalan tengah yang menyeimbangkan kebanggaan teknologi dengan tanggung jawab fiskal negara.***
Artikel Terkait
Isu 'perang dingin' Purbaya vs Luhut di sidang kabinet: Dari utang Whoosh hingga debat family office
Mahfud MD bongkar dugaan mark up whoosh, KPK: Kami sudah bergerak kumpulkan data
Mahfud MD desak KPK selidiki dugaan korupsi proyek Whoosh: Tak perlu tunggu laporan
Rencana Whoosh buka rute ke Surabaya, AHY singgung benefit kawasan transit dan tantangan anggaran
Dugaan mark-up menguat, DPR desak audit forensik dan transparansi penuh proyek Whoosh
Danantara targetkan negosiasi utang Whoosh rampung 2025, Menkeu Purbaya tegaskan tak akan ikut ke China
Mahfud MD soroti dominasi pihak China di proyek Whoosh: Saham Indonesia 60 persen, tapi jabatan strategis dikuasai ekspatriat