kampus

Mikail Fajar Dwicaksono sang alumni SMSR Yogyakarta yang lolos SNBP 2026: Berbekal karya ‘Fine Art’, raih mimpi ke ITB

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:46 WIB
Mengintip kisah inspiratif alumni siswa SMSR Yogyakarta, Mikail Fajar Dwicaksono, yang meraih mimpi ke kampus ITB lewat jalur SNBP 2026 (Dok. SMSR Yogyakarta)

GENMILENIAL.ID – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan seni Yogyakarta. Mikail Fajar Dwicaksono, alumni Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta atau kini dikenal sebagai SMK Negeri 3 Kasihan Bantul, berhasil menembus Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Ia diterima di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB berkat bakat dan konsistensinya dalam bidang fine art atau seni rupa murni.

Bahkan, karya Mikail mendapat perhatian langsung dari Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, yang menyambangi kediamannya di Condongcatur, Sleman, pada Senin 22 Juni 2026. 

Baca Juga: Diduga 3 tahun aniaya kekasih, ini kronologi perilaku sadis Taufik Hidayat yang kini mendekam di sel Mapolda Jabar

Bakat terasah sejak bangku sekolah

Kepala SMSR Yogyakarta, Drs. Soemadi, mengungkapkan bahwa Mikail merupakan siswa dengan karakter kuat dalam berkarya.

Sejak kelas 10, ia sudah menunjukkan keberanian menampilkan hasil karyanya ke publik.

“Sekolah kami berbasis fine art, sehingga sejak awal Mikail sudah terbiasa menggambar dengan baik dan berani menunjukkan karyanya,” ujar Soemadi, Selasa 23 Juni 2026. 

Memasuki kelas 12, karya Mikail semakin matang dan sempat dipamerkan dalam program sekolah bertajuk Pameran Karya. Dari situ, potensinya semakin terlihat dan berkembang pesat.

Baca Juga: Diduga terkait berita korupsi, delapan media mitra Promedia Group diserang DDoS

Perjuangan orang tua di balik kesuksesan

Di balik pencapaiannya, terdapat peran besar orang tua yang terus mendukung sejak kecil.

Ayah Mikail, Sumarno, menceritakan bahwa anaknya sudah menyukai menggambar sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Dengan kondisi ekonomi sederhana sebagai pedagang, ia dan istrinya tetap berupaya menyediakan fasilitas untuk anaknya berkarya.

Halaman:

Tags

Terkini