Viral voice note diduga pesan terakhir, mahasiswi teknik Unhas ditemukan meninggal di area kampus

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 20 Mei 2026 | 20:54 WIB
Ilustrasi - Mahasiswi Teknik Unhas ditemukan meninggal dunia di area parkir kampus (Freepik/standret)
Ilustrasi - Mahasiswi Teknik Unhas ditemukan meninggal dunia di area parkir kampus (Freepik/standret)

GENMILENIAL.ID – Kasus meninggalnya mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19) pada Senin, 18 Mei 2026, menjadi sorotan publik.

Peristiwa tersebut terjadi di area kampus, tepatnya di parkiran motor gedung Fakultas Teknik Unhas saat waktu Maghrib.

PJT diketahui merupakan mahasiswi Departemen Arsitektur angkatan 2024.

Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga kampus pada petang hari, sehingga memicu perhatian luas, termasuk di media sosial.

Baca Juga: Viral main game saat rapat, anggota DPRD Jember ngaku khawatir sapi virtualnya lapar

Seiring dengan itu, publik kembali dihebohkan dengan beredarnya voice note yang diduga merupakan pesan terakhir korban sebelum meninggal dunia.

Voice note diduga pesan terakhir korban

Rekaman suara yang beredar luas di media sosial tersebut diduga berisi suara PJT.

Dalam rekaman itu, terdengar seorang perempuan berbicara dengan nada terbata-bata dan menyampaikan pesan kepada temannya.

“Kalau misalnya kamu dengar voice note ini, ada kemungkinan besar aku sudah tidak ada. Tolong temui aku di parkiran belakang gedung Arsi, karena mungkin saja aku bakal lompat,” ujar suara dalam rekaman tersebut.

Baca Juga: Atap daur ulang masuk program bedah rumah Jogja, Alduro tawarkan hunian sejuk dan ramah lingkungan

Ia juga meminta agar temannya menghubungi orang lain untuk membantunya pulang.

“Mungkin kalau bisa telepon Tila buat bawa aku pulang, enggak tahu deh,” lanjut suara tersebut.

Voice note tersebut kemudian menjadi viral dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X