Ramadan yang biasanya identik dengan kebersamaan dan kecukupan, kini dijalani dengan keterbatasan.
Namun di tengah kondisi tersebut, semangat untuk bangkit dan bertahan tetap terlihat dari warga Aceh Tamiang.***
Ramadan yang biasanya identik dengan kebersamaan dan kecukupan, kini dijalani dengan keterbatasan.
Namun di tengah kondisi tersebut, semangat untuk bangkit dan bertahan tetap terlihat dari warga Aceh Tamiang.***
Artikel Terkait
Meski terendam lumpur dan berbau, warga Aceh Tamiang pilah gabah pascabanjir untuk bertahan hidup
Gelondongan kayu bekas banjir terbakar di Aceh Utara saat dini hari, warga berhamburan ke lokasi
Jembatan apung di Sawang Aceh Utara hampir rampung, warga tak perlu bayar Rp20 ribu naik getek lagi
Relawan di Aceh Utara haru dapat sekantong jeruk nipis dari warga Geudumbak yang masih mengungsi
Dibayangi trauma, warga Aceh Tamiang masih lari ke masjid saat hujan turun
Ramadan 2026 di tenda pengungsian Aceh Tamiang, ibu ini ingin ajarkan anak puasa di tengah panas dan keterbatasan
Cinta Laura temui korban banjir bandang di Aceh, puji keteguhan anak-anak yang belajar di tenda tanpa listrik