GENMILENIAL.ID – Cerita menghangatkan hati datang dari Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.
Di tengah proses pemulihan pascabanjir dan longsor akhir November 2025, seorang relawan justru mendapat oleh-oleh tak terduga dari warga yang masih bertahan di pengungsian.
Kisah tersebut dibagikan oleh influencer asal Aceh, Manda, melalui akun Instagram @mnztl_ pada Senin, 16 Februari 2026.
Dalam video berdurasi 2 menit 32 detik, ia menceritakan pengalaman saat hendak meninggalkan lokasi usai mengunjungi warga terdampak bencana.
Baca Juga: Viral siswa SD di Parigi Moutong seberangi sungai tanpa jembatan, pilih akses aman dibanding MBG
Jeruk nipis dari hasil kebun warga
Manda mengungkapkan, saat hendak pulang untuk menunaikan salat Maghrib, beberapa ibu-ibu dan seorang nenek menghampiri mobil rombongan relawan.
“Kami mau pulang untuk menunaikan salat Maghrib, tapi di samping mobil kami ada beberapa ibu-ibu dan seorang nenek yang menghampiri kami,” ujarnya dalam video tersebut.
Sang nenek kemudian menawarkan sekantong jeruk nipis. Awalnya, Manda mengira jeruk tersebut hendak dijual.
“Nenek itu bilang, ‘Nak, saya ada sedikit jeruk nipis, mau dibawa pulang?’ terus aku jawab, ‘Boleh nek, berapaan?’ karena aku pikir nenek itu mau jual dan aku niatnya mau beli,” lanjutnya.
Baca Juga: Perda miras Subang disorot usai 9 tewas, Kang Akur: Tak ada kompromi untuk oplosan
Namun, tawaran untuk membeli jeruk tersebut ditolak. Sang nenek ingin memberikannya secara cuma-cuma sebagai bentuk sedekah dari hasil kebun yang ia tanam.
“Aku sedih, padahal kondisi mereka sedang susah, mereka nggak punya rumah, nggak punya tempat tinggal, mereka masih mengungsi di dalam tenda, tapi mereka ingat kami,” ucapnya haru.
Tradisi berbagi di tengah keterbatasan
Artikel Terkait
Rakit jadi satu-satunya akses, relawan bidan nyaris terseret arus Sungai Kala Ili Aceh Tengah
Kisah relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan meski baru kehilangan ibu
Tali jembatan darurat putus di Aceh Tengah, relawan terjatuh saat salurkan bantuan ke desa terisolir
Sebulan pascabanjir, Takengon Aceh Tengah masih dipenuhi batu dan longsoran, relawan: Aceh belum pulih
Jalur terputus hingga lewati tali sling, perjuangan relawan tembus desa terisolir di Aceh Tengah
Gelondongan kayu bekas banjir terbakar di Aceh Utara saat dini hari, warga berhamburan ke lokasi
Jembatan apung di Sawang Aceh Utara hampir rampung, warga tak perlu bayar Rp20 ribu naik getek lagi