Tabayyun materi mens rea, MUI ungkap dua poin penting hasil pertemuan dengan Pandji Pragiwaksono

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 4 Februari 2026 | 20:13 WIB
Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi kantor pusat MUI (Instagram.com/pandji.pragiwaksono)
Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi kantor pusat MUI (Instagram.com/pandji.pragiwaksono)

GENMILENIAL.ID — Komika sekaligus figur publik Pandji Pragiwaksono mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.

Kedatangan Pandji bertujuan untuk melakukan tabayyun dan berdiskusi terkait materi komedi bertajuk Mens Rea yang ia bawakan dalam pertunjukan stand up comedy pada 30 Agustus 2025 lalu.

Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup selama hampir dua jam. Pandji diketahui tiba di kantor MUI sekitar pukul 16.15 WIB dan langsung mengikuti diskusi bersama jajaran pimpinan MUI.

Baca Juga: Mahfud MD soroti Polri yang 'dibedah habis' publik: Bahaya jika tak viral, tak ada tindakan

Pandji jelaskan maksud materi komedi

Usai pertemuan, Pandji menyampaikan bahwa dialog tersebut dilakukan untuk meluruskan maksud dari materi komedinya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Saya datang dengan niat menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, termasuk sejumlah materi yang kelihatannya memang perlu dielaborasi,” ujar Pandji.

Ia mengaku bersyukur karena diterima dengan baik oleh pihak MUI dan mendapatkan banyak masukan yang bersifat membangun.

“Alhamdulillah, Pak Kiai menerima dengan sangat baik. Saya banyak mendapat masukan dan ilmu,” katanya.

Baca Juga: Jalan amblas dan harapan Ramadan anak-anak Desa Uyem Beriring Gayo Lues usai banjir dan longsor

Pandji juga menekankan pentingnya introspeksi dalam proses berkarya.

Menurutnya, setiap karya selalu memiliki ruang untuk diperbaiki, baik dari sisi pesan maupun niat yang menyertainya.

“Saya sadar sebagai orang yang berkarya, selalu ada ruang untuk bisa lebih baik lagi, lebih benar lagi. Itu yang diingatkan oleh Pak Kiai, dan saya sangat berterima kasih,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada niat untuk menciptakan kegaduhan atau keresahan di tengah masyarakat Indonesia melalui komedi yang ia sampaikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X