GENMILENIAL.ID — Materi komedi yang dibawakan Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea kembali menuai polemik.
Dalam penampilannya, Pandji menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat mengantuk, pernyataan yang kemudian dipersoalkan sejumlah pihak dan dinilai sebagai bentuk penghinaan.
Menanggapi polemik tersebut, Mahfud MD menegaskan bahwa pernyataan Pandji tidak dapat dikategorikan sebagai penghinaan, baik secara etika maupun hukum pidana.
Menurutnya, menyebut seseorang mengantuk merupakan deskripsi keadaan yang lazim dan tidak mengandung unsur merendahkan martabat.
Mahfud MD: Mengantuk itu keadaan biasa
Mahfud MD menyampaikan pandangannya dalam sebuah siniar yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya pada Rabu, 14 Januari 2026.
Ia menilai, perdebatan yang menganggap kata 'mengantuk' sebagai penghinaan adalah penafsiran yang keliru.
“Di TV saya lihat ada anggota DPR yang berdebat, katanya orang bilang ngantuk itu menghina. Loh, sejak kapan bilang ngantuk menghina?” ujar Mahfud.
Menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu, mengantuk adalah kondisi yang wajar dialami siapa pun dan bukan perbuatan tercela.
“Ngantuk itu bukan perbuatan jelek dan bukan situasi jelek. Jadi kalau orang bilang ngantuk, itu bukan menghina, itu keadaan biasa,” tegasnya.
Soal ptosis dan tafsir berlebihan
Mahfud juga menanggapi tafsir sebagian pihak yang mengaitkan kata 'mengantuk' dengan kondisi medis tertentu, seperti ptosis atau gangguan kejiwaan.
Artikel Terkait
Podcast Ahok dan Denny Sumargo sempat hilang, bahas aturan pilkada hingga keberanian Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono dipolisikan buntut show Mens Rea, Aliansi Muda NU dan Muhammadiyah nilai materinya fitnah
Usai dipolisikan gegara show Mens Rea, Pandji Pragiwaksono: Semoga masih bisa memberi komedi
Telisik kalimat sakti 'menurut keyakinan saya' di show Mens Rea, jurus Pandji Pragiwaksono hindari jerat hukum?
Pandji Pragiwaksono bantah ogah kritik Anies Baswedan di Mens Rea: Saya paling sering mengulas
Pandji Pragiwaksono dipolisikan, Abraham Samad soroti kejanggalan laporan show ‘Mens Rea’
Ada tokoh yang lebih dulu kritik tambang untuk ormas tapi tak dilaporkan, Mahfud MD: Kenapa harus Pandji?