Baca Juga: Ahok sebut golf jadi tempat negosiasi paling murah saat bersaksi di kasus korupsi minyak
Puluhan SPAM rusak, ribuan warga terdampak
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum (PU), kerusakan infrastruktur air minum di Provinsi Aceh cukup parah akibat bencana hidrometeorologi tersebut.
Tercatat 52 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terdampak di 11 kabupaten/kota, dengan total kapasitas air yang terganggu mencapai 2.151 liter per detik.
Kondisi ini berdampak langsung pada ribuan warga yang kini kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan dasar.
Baca Juga: Viral pesepeda diduga diintimidasi oknum driver ojol di Jakarta Pusat, HP nyaris dirampas
Upaya pemulihan terus dilakukan
Hingga saat ini, penanganan masih dilakukan secara bertahap oleh pemerintah bersama pihak terkait.
Selain perbaikan infrastruktur, sejumlah relawan juga turun tangan dengan membangun sumur bor darurat untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih.
Namun, warga berharap penanganan bisa segera dipercepat agar kehidupan mereka bisa kembali normal, terutama akses terhadap air bersih yang menjadi kebutuhan utama sehari-hari.***
Artikel Terkait
Sebulan jelang Ramadan, warga Aceh masih bergulat dengan lumpur sisa banjir bandang
Lhok Pungki, Dusun di Aceh Utara yang kini berubah jadi sungai pascabanjir bandang
Hampir dua bulan pascabanjir, Aceh Tamiang kini berselimut debu dan terancam ISPA
55 Hari pascabanjir, rumah warga Pidie Jaya masih tertimbun lumpur: Sebulan lagi Ramadan
Meski jadi korban banjir, warga Pidie Jaya ini tetap masak di dapur umum: Kami iba kalau nggak ada yang masak
Ki Maher: Bencana tak lagi bisa diprediksi, saatnya manusia kembali menjaga alam
Petani Aceh Utara tetap menanam padi meski lumpur setinggi pinggang