“Pak Menteri, bantu dong sekolah Khaira. Khaira mau sekolah lagi,” ucapnya lirih.
Shelter yang saat ini digunakan sebagai ruang belajar pun memiliki kendala tersendiri. Selain terbatas, jaraknya cukup jauh dari rumah warga dan harus ditempuh dengan medan yang sulit.
Pemilik akun yang mengunggah video tersebut juga menyebut perlunya percepatan normalisasi pendidikan di wilayah terdampak.
“Perlu segera dibangun kembali fasilitas pendidikan yang layak agar anak-anak bisa belajar seperti sediakala,” tulisnya.
Ribuan sekolah terdampak di Sumatera
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bencana banjir bandang dan longsor telah berdampak besar pada sektor pendidikan di Sumatera.
Di Sumatera Barat, tercatat 501 sekolah terdampak. Sementara di Aceh, jumlah sekolah yang terdampak mencapai 2.756 unit.
Adapun di Sumatera Utara, terdapat 1.213 sekolah yang mengalami kerusakan.
Baca Juga: Pedagang es kelapa di Gowa viral daftarkan 24 kerabat haji, total setoran tembus Rp600 juta
Secara keseluruhan, sedikitnya 4.470 satuan pendidikan di tiga provinsi tersebut membutuhkan penanganan serius pascabencana.
Pemerintah melalui Kemendikdasmen menyatakan bahwa sekolah-sekolah dengan kategori rusak berat akan menjadi prioritas dalam program revitalisasi pendidikan tahun 2026.***
Artikel Terkait
Guru di Pidie Jaya Aceh viral menangis usai laptop sekolah tertimbun lumpur, ungkap banyak data pensiun guru senior
Akses darat masih putus, warga desa terisolir di Aceh Tengah jalan kaki 2 km lewati sungai demi jual durian
Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir
Akses jalan terputus, perjuangan nakes menembus desa terisolir di Linge Aceh Tengah lewati sungai berarus deras
Lebih dari sebulan pascabanjir, warga Desa Pante Kera Aceh Timur bertahan di bukit dan masih terisolir
Pilu ibu korban banjir bandang Aceh, kenang genggaman terakhir anak: Yang penting kalian hidup, biarkan mama
Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet