Raffi Ahmad serap aspirasi pelaku kreatif Banyumas–Cilacap, dorong ekosistem seni berdaya saing nasional

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:03 WIB
Wakil Ketua Umum ICCN sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pekerja Seni dan Kepemudaan, Raffi Ahmad menyerap langsung aspirasi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Cilacap pada Sabtu, 17 Januari 2026 (Dok. Istimewa)
Wakil Ketua Umum ICCN sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pekerja Seni dan Kepemudaan, Raffi Ahmad menyerap langsung aspirasi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Cilacap pada Sabtu, 17 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Wakil Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pekerja Seni dan Kepemudaan, Raffi Ahmad, menyerap langsung aspirasi pelaku ekonomi kreatif BanyumasCilacap melalui kegiatan bertajuk 'UKP Mendengar', Sabtu, 17 Januari 2026.

Kegiatan yang digelar di Sanggar Rianto Dance Studio, Banyumas, ini menjadi ruang dialog terbuka antara negara dan pelaku seni kreatif akar rumput.

Forum tersebut digagas ICCN bersama Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat konektivitas kebijakan pusat dan daerah.

Baca Juga: Pedagang es kelapa di Gowa viral daftarkan 24 kerabat haji, total setoran tembus Rp600 juta

Raffi hadir tidak hanya sebagai Utusan Khusus Presiden, tetapi juga sebagai Wakil Ketua Umum ICCN, didampingi jajaran pengurus ICCN dan pegiat ekosistem kreatif, di antaranya Dimas Herdy Utomo, Aldi N.K. Abidin, serta Romi Angger Hidayat.

Banyumas–Cilacap jadi contoh kolaborasi ekosistem kreatif

Kegiatan ini mempertemukan komunitas lintas subsektor dari Banyumas dan Cilacap.

Banyumas dikenal sebagai Kabupaten Kreatif subsektor Seni Pertunjukan, sementara Cilacap berkembang sebagai Kabupaten Kreatif subsektor Film, Animasi, dan Video (FAV).

Acara dibuka dengan pertunjukan tari dari Sanggar Rianto Dance Studio, menegaskan identitas Banyumas sebagai daerah dengan kekuatan seni tradisi yang hidup.

Baca Juga: Korban ungkap modus dugaan penipuan trading kripto Timothy Ronald, rugi hingga Rp50 juta demi akses konsultasi

Forum berlangsung cair dan partisipatif, tanpa kesan seremonial, karena peserta diberi ruang menyampaikan aspirasi secara langsung.

Ratusan pelaku kreatif hadir mewakili 17 subsektor ekonomi kreatif, termasuk komunitas seni, pelaku UMKM kreatif, hingga tenant Peken Banyumasan seperti TemuWan, Dug Press, Galaksi Gesang, Tresna Studio, dan Arkakala.

Raffi Ahmad: Negara harus hadir, bukan sekadar datang

Dalam dialognya, Raffi Ahmad menegaskan bahwa program UKP Mendengar bukan agenda simbolik, melainkan sarana menyerap persoalan riil pelaku kreatif di daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X