Akses jalan terputus, perjuangan nakes menembus desa terisolir di Linge Aceh Tengah lewati sungai berarus deras

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 16 Januari 2026 | 23:24 WIB
Perjuangan warga dan relawan di Kecamatan Linge saat harus menyeberangi Sungai Kala Ilie dengan penyeberangan seadanya (Instagram/lingkaran_gayo)
Perjuangan warga dan relawan di Kecamatan Linge saat harus menyeberangi Sungai Kala Ilie dengan penyeberangan seadanya (Instagram/lingkaran_gayo)

GENMILENIAL.ID — Lebih dari 40 hari pascabanjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, sejumlah daerah terdampak masih berada dalam kondisi terisolir.

Salah satunya adalah beberapa desa di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, yang hingga kini belum sepenuhnya bisa diakses melalui jalur darat.

Putusnya jembatan utama akibat terjangan banjir membuat warga dan relawan harus bertaruh keselamatan demi mencapai desa-desa terpencil seperti Jamat dan Reje Payung.

Kondisi ini turut berdampak pada pelayanan kesehatan, yang memaksa tenaga kesehatan (nakes) menempuh jalur ekstrem demi menjangkau warga.

Baca Juga: Gaji John Herdman di Timnas Indonesia disorot, lebih rendah dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Nakes jalan kaki menyeberangi Sungai Kala Ilie

Viral di media sosial memperlihatkan perjuangan rombongan nakes yang berusaha masuk ke Desa Jamat dan Reje Payung dengan berjalan kaki menyeberangi Sungai Kala Ilie.

Sungai tersebut memiliki arus cukup deras dengan ketinggian air hampir sepinggang orang dewasa.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @lingkaran_gayo pada Selasa, 14 Januari 2026, tampak para nakes bergandengan tangan dengan warga setempat untuk menjaga keseimbangan saat melintasi sungai.

Langkah demi langkah mereka lakukan dengan hati-hati demi memastikan keselamatan bersama.

Baca Juga: Jay Idzes sambut John Herdman, kapten Timnas ajak ukir sejarah baru bersama Garuda

Video tersebut telah ditonton lebih dari 14 ribu kali dan menuai respons simpati dari warganet, yang menilai perjuangan para nakes sebagai bentuk pengabdian luar biasa di tengah keterbatasan akses.

Tali sling dan jembatan darurat jadi andalan

Tak hanya berjalan di sungai, cara lain yang digunakan untuk mencapai desa terisolir adalah dengan memanfaatkan tali sling seadanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X