Baskara Putra luruskan stigma Aksi Kamisan, tegaskan perjuangan HAM bukan isu lima tahunan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 16 Januari 2026 | 22:36 WIB
Menyoroti pernyataan musisi Baskara Putra dalam orasinya dalam aksi kamisan di depan Istana Negara, Jakarta (Instagram.com/konserfeeds - @wordfangs)
Menyoroti pernyataan musisi Baskara Putra dalam orasinya dalam aksi kamisan di depan Istana Negara, Jakarta (Instagram.com/konserfeeds - @wordfangs)

GENMILENIAL.ID Musisi Baskara Putra menyuarakan kritik keras terhadap anggapan yang kerap mengecilkan Aksi Kamisan sebagai sekadar isu musiman atau 'lima tahunan'.

Hal itu disampaikannya saat berorasi dalam peringatan 19 tahun Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Januari 2026.

Momen tersebut menjadi sorotan publik setelah cuplikan orasi vokalis band Hindia itu viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @konserfeeds pada Jumat, 16 Januari 2026, Baskara tampak menyampaikan kegelisahannya atas narasi yang beredar di ruang digital, khususnya saat momentum politik seperti pemilu.

Baca Juga: Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir

Kritik narasi 'Isu lima tahunan'

Baskara mengungkapkan pengalamannya melihat komentar warganet yang menyebut Aksi Kamisan hanya digoreng setiap lima tahun sekali.

“Saya ada momen di Pemilu terakhir, lihat video kawan-kawan Kamisan ada di sini, masuk TikTok. Terus ada komentar, ‘ah ini mah isu lima tahunan’,” ujar Baskara dalam orasinya.

Menurutnya, narasi tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga melukai perasaan para keluarga korban pelanggaran HAM berat yang selama hampir dua dekade konsisten menyuarakan tuntutan keadilan.

“Saya nggak setiap minggu ada di sini, tapi saya saja sakit hati bacanya. Saya nggak kebayang gimana rasanya bagi kawan-kawan yang terorganisir dan hadir di sini setiap Kamis,” lanjutnya.

Baca Juga: ICW soroti pengadaan MBG, pembelian sendok bebek 2025 disebut habiskan Rp4 miliar

Kisah ibu Sumarsih dan tragedi Semanggi I

Dalam orasi tersebut, Baskara juga menyinggung keterlibatannya secara personal dalam isu HAM, salah satunya melalui karya musik.

Ia mengaku pernah membuat lagu yang terinspirasi dari kisah Ibu Sumarsih, orang tua korban Tragedi Semanggi I.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X