Malam mencekam di Kota Lintang Bawah Aceh Tamiang: Warga tidur di atas balok kayu dan minum air lumpur demi bertahan hidup

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 23 Desember 2025 | 15:58 WIB
Tangkapan layar seorang warga Kota Lintang Bawah, Aceh yang bercerita kondisi mencekam saat banjir bandang menerjang desanya (TikTok/PAPAY_YA)
Tangkapan layar seorang warga Kota Lintang Bawah, Aceh yang bercerita kondisi mencekam saat banjir bandang menerjang desanya (TikTok/PAPAY_YA)

Dalam gelap dan dinginnya malam, warga bertahan dengan ketakutan. Tak sedikit dari mereka yang terus menangis dan berteriak meminta pertolongan karena masih terjebak di rumah atau terpisah dari keluarga.

“Malam hari banyak orang teriak-teriak minta tolong, semua menangis,” tuturnya.

Baca Juga: Momen anak-anak pengungsi Aceh ‘paksa’ relawan makan roti bareng: Kita makan bersama om

Terpaksa minum air lumpur yang diendapkan

Setelah banjir sedikit mereda, penderitaan warga belum berakhir. Minimnya bantuan logistik di awal bencana membuat mereka harus bertahan dengan apa pun yang tersedia.

“Kami minum air, air lumpur, kami endapkan,” ucap warga tersebut.

Air yang tercemar lumpur dan material banjir terpaksa dikonsumsi demi menyambung hidup. Risiko kesehatan harus dihadapi karena tidak ada pilihan lain.

Kelaparan, makan sedikit untuk ramai-ramai

Selain krisis air bersih, rasa lapar menjadi musuh yang nyata. Tanpa persediaan makanan, warga hanya bisa memasak sedikit bahan makanan yang tersisa dan membaginya bersama-sama.

Baca Juga: Viral di Hari Ibu, polisi izinkan anak peluk ibunya yang sedang ditahan

“Enggak makan kami bang, kelaparan,” lanjutnya.

“Masak sedikit untuk ramai-ramai, satu orang sedikit-sedikit.”

Kondisi tersebut menggambarkan betapa sulitnya warga bertahan di hari-hari awal pascabencana.

Minta tolong dari atas jembatan

Dalam kepungan air dan gelapnya malam, warga hanya bisa berharap pada orang-orang yang berada di titik aman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X