GENMILENIAL.ID — Sebuah momen mengharukan antara ibu dan anak menjadi viral di media sosial bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.
Dalam video tersebut, seorang tahanan perempuan mendapat kesempatan bertemu, memeluk, dan bermain singkat bersama putri kecilnya di balik jeruji penjara.
Kisah itu terungkap melalui unggahan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, di akun TikTok pribadinya @luthfie.daily pada Minggu, 21 Desember 2025.
Video tersebut diunggah menjelang Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember.
Baca Juga: Jembatan putus, Desa Sekumur Aceh Tamiang terisolasi: Warga tinggal di terpal dan butuh tenda layak
Pertemuan haru di balik kaca tahanan
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, pertemuan ibu dan anak awalnya dilakukan dengan pembatas kaca antara tahanan dan pengunjung.
Sang anak perempuan tampak rindu kepada ibunya yang mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye.
“Mau peluk ibunya?” tanya Kombes Pol Luthfie sambil menggendong sang anak dan mengantarnya mendekat ke ibunya.
“Mau ketemu mama,” jawab anak tersebut polos.
Baca Juga: Warga Aceh di tengah banjir tunjukkan solidaritas untuk Gaza, ungkap kesedihan yang lebih besar
Melihat kerinduan sang anak, polisi kemudian mengizinkan keduanya bertemu tanpa sekat. Sang anak pun akhirnya bisa memeluk ibunya, menciptakan suasana haru di ruang tahanan.
Boleh bermain origami di momen Hari Ibu
Tak hanya mengizinkan pelukan, Kombes Pol Luthfie juga memberikan secarik kertas agar ibu dan anak itu bisa bermain origami bersama.
Artikel Terkait
Ketua DPR hingga Mendagri desak audit tuntas usai ibu hamil di Papua ditolak 4 RS: Tak boleh terulang lagi
Seorang ibu di Aceh Utara kehilangan suami dan putra bungsunya saat banjir bandang, sisakan kenangan sebuah foto kecil
Ibu hamil menjelang HPL jadi korban kebakaran Terra Drone, ini aturan cuti melahirkan yang berlaku di Indonesia
Pilu korban banjir Aceh Tamiang berteduh di bawah terpal, seorang ibu mengaku tak butuh uang
Sinyal masih sulit, relawan bantu ibu di Aceh Tamiang video call anak yang kuliah di Yaman: Mamak di sini aman
Kekuatan media sosial satukan ibu dan anak yang terpisah usai banjir Aceh
Jalan kaki 9 jam demi sembako, kisah ibu di Tapanuli Tengah buka wajah buram distribusi bantuan bencana