Malam mencekam di Kota Lintang Bawah Aceh Tamiang: Warga tidur di atas balok kayu dan minum air lumpur demi bertahan hidup

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 23 Desember 2025 | 15:58 WIB
Tangkapan layar seorang warga Kota Lintang Bawah, Aceh yang bercerita kondisi mencekam saat banjir bandang menerjang desanya (TikTok/PAPAY_YA)
Tangkapan layar seorang warga Kota Lintang Bawah, Aceh yang bercerita kondisi mencekam saat banjir bandang menerjang desanya (TikTok/PAPAY_YA)

GENMILENIAL.ID — Di balik rumah-rumah yang hanyut dan harta benda yang lenyap, banjir bandang di Aceh Tamiang menyisakan kisah perjuangan manusia yang bertahan hidup di batas kemampuan mereka.

Salah satu cerita paling memilukan datang dari warga Kota Lintang Bawah, yang mengalami detik-detik mencekam saat air bah datang tanpa ampun.

Kesaksian tersebut dibagikan melalui kanal YouTube @PAPAY_YA pada Senin, 22 Desember 2025.

Seorang warga perempuan menceritakan bagaimana ia dan warga lain harus bertarung dengan rasa takut, lapar, dan keputusasaan demi bisa selamat dari terjangan banjir bandang.

Baca Juga: Perjuangan relawan tembus jalur putus di Bener Meriah demi antar logistik korban banjir: Sedih lihat warga jalan kaki cari makan

Air datang tiba-tiba, warga hanya cari tempat tertinggi

Saat air meluap dengan cepat dan menghancurkan rumah-rumah warga, tak ada lagi waktu untuk menyelamatkan harta benda.

Warga hanya berpikir bagaimana cara bertahan hidup dan tetap bisa bernapas.

“Yang terparahnya ini di Kota Lintang Bawah,” katanya menggambarkan kondisi wilayahnya.

Menurut kesaksiannya, Kota Lintang Bawah menjadi salah satu titik terdampak paling kritis. Air naik begitu cepat hingga warga terpaksa mencari perlindungan di tempat seadanya.

Baca Juga: Krisis air bersih pascabanjir, warga Aceh Tamiang terpaksa gunakan air sumur keruh demi bertahan hidup

Tidur di atas balok kayu di tengah air

Situasi semakin mencekam saat malam tiba. Banyak warga terpaksa bertahan di atas benda-benda yang hanyut terbawa arus, termasuk balok kayu.

“Ada yang tidur di atas kayu balok di atas air,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X