GENMILENIAL.ID — Di balik rumah-rumah yang hanyut dan harta benda yang lenyap, banjir bandang di Aceh Tamiang menyisakan kisah perjuangan manusia yang bertahan hidup di batas kemampuan mereka.
Salah satu cerita paling memilukan datang dari warga Kota Lintang Bawah, yang mengalami detik-detik mencekam saat air bah datang tanpa ampun.
Kesaksian tersebut dibagikan melalui kanal YouTube @PAPAY_YA pada Senin, 22 Desember 2025.
Seorang warga perempuan menceritakan bagaimana ia dan warga lain harus bertarung dengan rasa takut, lapar, dan keputusasaan demi bisa selamat dari terjangan banjir bandang.
Air datang tiba-tiba, warga hanya cari tempat tertinggi
Saat air meluap dengan cepat dan menghancurkan rumah-rumah warga, tak ada lagi waktu untuk menyelamatkan harta benda.
Warga hanya berpikir bagaimana cara bertahan hidup dan tetap bisa bernapas.
“Yang terparahnya ini di Kota Lintang Bawah,” katanya menggambarkan kondisi wilayahnya.
Menurut kesaksiannya, Kota Lintang Bawah menjadi salah satu titik terdampak paling kritis. Air naik begitu cepat hingga warga terpaksa mencari perlindungan di tempat seadanya.
Tidur di atas balok kayu di tengah air
Situasi semakin mencekam saat malam tiba. Banyak warga terpaksa bertahan di atas benda-benda yang hanyut terbawa arus, termasuk balok kayu.
“Ada yang tidur di atas kayu balok di atas air,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Viral air banjir Aceh Tamiang diduga bercampur solar, warga temukan lapisan minyak mengambang
Jalan kaki 9 jam demi sembako, kisah ibu di Tapanuli Tengah buka wajah buram distribusi bantuan bencana
Warga Desa Simaninggir Tapteng rela lewati jalanan hutan yang curam dan licin demi menjemput bantuan
Warga Aceh di tengah banjir tunjukkan solidaritas untuk Gaza, ungkap kesedihan yang lebih besar
Jembatan putus, Desa Sekumur Aceh Tamiang terisolasi: Warga tinggal di terpal dan butuh tenda layak
Momen anak-anak pengungsi Aceh ‘paksa’ relawan makan roti bareng: Kita makan bersama om
Krisis air bersih pascabanjir, warga Aceh Tamiang terpaksa gunakan air sumur keruh demi bertahan hidup