Di sekitar lokasi, terlihat jelas kondisi lingkungan yang masih terdampak banjir. Puing-puing kayu berserakan, sementara tenda bertuliskan dapur umum berdiri tak jauh dari tempat akad berlangsung.
Saat ditanya mengenai kondisi rumah, pasangan tersebut mengungkapkan bahwa tempat tinggal keluarga mereka juga ikut terdampak bencana.
Haru, bahagia, dan keteguhan di tengah musibah
Momen ini menjadi simbol keteguhan dan harapan di tengah musibah.
Di saat banyak warga masih berjuang memulihkan kehidupan pascabanjir, pasangan ini memilih untuk tetap melangkah ke fase hidup baru.
Unggahan tersebut pun dibanjiri doa dan dukungan dari warganet. Banyak yang merasa terharu melihat kebahagiaan tetap hadir di tengah duka.
Baca Juga: Ringankan beban ojol, Polres Subang sediakan Makan Siang Gratis setiap hari kerja
“Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah,” tulis akun @opii******.
“Allah berkahi setiap langkah dan perjalanan hidup, memudahkan setiap urusan,” komentar akun @ibn********.
“Berbagi kebahagiaan untuk rakyat yang kena musibah,” tulis akun @suard************.
Update korban banjir di Sumatera
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera masih sangat besar.
Hingga Rabu, 17 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.059 orang.
Artikel Terkait
Terisolir pascabanjir, warga Bonan Dolok Tapteng jalan kaki dan seberangi sungai demi jemput bantuan logistik
JPP Promedia bahas kerangka nasional bantuan kemanusiaan, soroti pentingnya koordinasi bencana dan peran alutsista militer
Tanpa bangku dan kursi, anak-anak pengungsi di Aceh Tengah tetap belajar di sekolah darurat pascabanjir
Forum JPP Promedia bahas penanganan bencana Sumatera, Anggota Task Force ISI soroti peran TNI
Tinggalkan lokasi bencana di Aceh Tamiang, influencer Vilmei terisak dikuatkan warga: Jangan nangis, kami bahagia
Durian murah pascabanjir, petani Tapanuli Tengah harus seberangi sungai dan jalan longsor demi bertahan hidup
10 Jam jalan kaki demi sembako, warga Bonan Dolok Tapteng bertaruh tenaga di tengah desa terisolasi