Tanpa bangku dan kursi, anak-anak pengungsi di Aceh Tengah tetap belajar di sekolah darurat pascabanjir

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 18 Desember 2025 | 00:15 WIB
Anak-anak di Aceh Tengah belajar di sekolah darurat  pascabanjir (Instagram/megiirawann)
Anak-anak di Aceh Tengah belajar di sekolah darurat pascabanjir (Instagram/megiirawann)

GENMILENIAL.ID — Di tengah keterbatasan pascabanjir besar dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, semangat anak-anak untuk tetap mengenyam pendidikan tak ikut hanyut.

Di Kabupaten Aceh Tengah, sekelompok siswa sekolah dasar tetap menjalani kegiatan belajar mengajar meski harus beralaskan tanah dan duduk di atas batu.

Kondisi tersebut terungkap melalui unggahan video komika sekaligus aktor Megi Irawan di akun Instagram pribadinya, @megiirawann, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Baca Juga: JPP Promedia bahas kerangka nasional bantuan kemanusiaan, soroti pentingnya koordinasi bencana dan peran alutsista militer

Video berdurasi 1 menit 19 detik itu memperlihatkan aktivitas belajar siswa SD Negeri 11 Pegasing yang kini harus berlangsung di sekolah darurat.

Sekolah hancur, kelas sementara di posko pengungsian

Dalam keterangan video, Megi menjelaskan bahwa bangunan sekolah para siswa tersebut hancur akibat diterjang banjir dan longsor.

Untuk sementara waktu, proses belajar dilakukan di posko pengungsian dengan kondisi yang sangat terbatas.

“SDN 11 Pegasing, sekolah mereka hancur. Kelas sementara di posko, beralaskan tanah dan ganti-gantian,” tulis Megi dalam unggahannya.

Baca Juga: Profil Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang baru 3 bulan menjabat tapi sukses gagalkan penyelundupan sabu 2 ton

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang pria yang muncul dalam video tersebut. Ia menyebutkan bahwa bangunan sekolah sudah tidak bisa lagi digunakan.

“Di sana udah nggak ada lagi, udah habis, hancur,” ujarnya.

Dari rekaman video terlihat, ruang belajar darurat itu hanya dilengkapi sebuah papan tulis kecil yang disandarkan ke dinding.

Tak tampak bangku, kursi, maupun tikar sebagai alas duduk para siswa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X