Forum JPP Promedia bahas penanganan bencana Sumatera, Anggota Task Force ISI soroti peran TNI

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 18 Desember 2025 | 10:14 WIB
Jaringan Pemred Promedia (JPP) membahas penanganan bencana terpadu di Indonesia bersama Co-Director of Cooperation and External Engagement, Head of Government Task Force Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri (Dok. Promedia)
Jaringan Pemred Promedia (JPP) membahas penanganan bencana terpadu di Indonesia bersama Co-Director of Cooperation and External Engagement, Head of Government Task Force Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri (Dok. Promedia)

GENMILENIAL.ID — Jaringan Pemred Promedia (JPP) menggelar forum diskusi strategis membahas upaya penanganan bencana terpadu di Indonesia bersama Co-Director of Cooperation and External Engagement sekaligus Head of Government Task Force Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri.

Forum yang digelar secara daring pada Selasa malam, 16 Desember 2025, itu diikuti oleh para pemimpin redaksi serta perwakilan mitra Promedia dari berbagai daerah di Indonesia.

Diskusi tersebut mengangkat tema besar mengenai respons nasional dalam menghadapi bencana berskala besar, khususnya banjir akibat Siklon Senyar yang melanda wilayah Sumatera.

Baca Juga: Tanpa bangku dan kursi, anak-anak pengungsi di Aceh Tengah tetap belajar di sekolah darurat pascabanjir

Dampak siklon senyar dan kerusakan lingkungan

Dalam paparannya, Aisha menjelaskan bahwa Siklon Senyar merupakan fenomena siklon tropis langka yang dampaknya membesar akibat kerusakan lingkungan yang telah terjadi sebelumnya.

“Siklon tropis ini awalnya merupakan siklon yang ringan, tetapi kemudian efeknya menjadi berlipat ganda karena adanya kerusakan lingkungan,” ujar Aisha.

Ia menambahkan, kerusakan ekosistem tersebut membuat daya tampung lingkungan terhadap air menurun drastis, sehingga memicu banjir bandang dan longsor.

“Hal itu menyebabkan ekosistem sekitarnya tidak bisa lagi menampung kapasitas air akibat banjir,” lanjutnya.

Baca Juga: JPP Promedia bahas kerangka nasional bantuan kemanusiaan, soroti pentingnya koordinasi bencana dan peran alutsista militer

Hujan ekstrem yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menyebabkan banjir dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, wilayah yang terisolasi, serta gangguan serius terhadap jalur transportasi dan distribusi bantuan.

Peran TNI dalam penanganan bencana skala besar

Berkaca dari bencana tersebut, Aisha menyoroti peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat aktif dalam proses evakuasi dan penanganan pascabencana di Sumatera.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X