Di balik derasnya banjir Aceh dan dinginnya malam pengungsian, kehangatan justru lahir dari hati seorang bocah, mengingatkan bahwa kemanusiaan tak pernah benar-benar hanyut oleh bencana.***
Di balik derasnya banjir Aceh dan dinginnya malam pengungsian, kehangatan justru lahir dari hati seorang bocah, mengingatkan bahwa kemanusiaan tak pernah benar-benar hanyut oleh bencana.***
Artikel Terkait
Harunya pengungsi Aceh Tamiang: Lapar berhari-hari, tapi tetap tidak serakah saat dapat bantuan
Kayu menumpuk jadi kendala, Gubernur Aceh ungkap Tim China sulit deteksi jenazah korban banjir
3 Jam jalan kaki demi beras dan BBM: Warga Bener Meriah kerubungi mobil pengangkut minyak di tengah akses terisolasi
Rumah warga masih berlumpur, truk sawit tetap konvoi: Desakan cabut izin perkebunan ilegal menguat di Aceh
Kontur jalan Aceh Tamiang masih ‘seperti agar-agar’, warga khawatir akses tak kunjung pulih pascabanjir
Akses terisolir tak surutkan aksi kemanusiaan Assyifa Peduli di Sumatera dan Aceh
Pilu korban banjir Aceh Tamiang berteduh di bawah terpal, seorang ibu mengaku tak butuh uang