GENMILENIAL.ID — Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025.
Ribuan warga masih bertahan di pengungsian, menghadapi kondisi serba terbatas dan kelaparan pascabencana besar tersebut.
Di tengah situasi sulit itu, bantuan dari berbagai pihak terus mengalir, termasuk dari influencer kuliner Amrizal Nuril Abdi atau yang dikenal sebagai King Abdi, yang datang langsung untuk memasak ribuan porsi makanan bagi para korban.
6.000 Porsi makanan untuk korban: Pengungsi menangis saat mencicipi daging
Melalui akun Instagram pribadinya @kingabdi_jajanmercon, King Abdi membagikan momen saat ia menyiapkan 6.000 porsi makanan untuk para pengungsi di Aceh Tamiang.
Menu yang ia bawa bukan sembarangan—daging sapi, ayam, udang, dan sayuran lengkap.
Namun bukan hanya soal makanan. King Abdi menceritakan bagaimana banyak pengungsi tak kuasa menahan air mata ketika mencicipi hidangan itu.
Baca Juga: Lumpur pascabanjir hampir seatap, warga di Sumatera harus merangkak saat masuk rumah
Dalam salah satu video, tampak seorang ibu menangis haru sambil memakan sepotong daging.
“Dua minggu baru makan daging…” ucapnya lirih.
Momen itu memperlihatkan beratnya kondisi para korban yang dalam dua pekan terakhir bertahan hanya dengan makanan seadanya.
Lapar hebat, tapi tidak ada yang serakah
Yang membuat King Abdi tersentuh adalah sikap para pengungsi yang meski kelaparan, tetap mengutamakan satu sama lain.
Artikel Terkait
Ribuan kayu gelondongan bertanda Kemenhut terdampar di pesisir Lampung, diakui berasal dari kecelakaan kapal PT Minas Pagai Lumber
Pengungsi pria di Aceh terpaksa pakai daster demi hangatkan diri: Minim bantuan pakaian pria di posko banjir bandang
Bertaruh nyawa di jalur longsoran, pengungsi banjir Aceh Utara cari beras dan BBM
Pilu pria di Sibolga kumandangkan azan setiap hari di lokasi terakhir ia melihat istrinya yang hilang tertimbun longsor
Novel Baswedan soroti penyebab banjir Sumatera: Izin tambang, perkebunan dan potensi korupsi dalam kerusakan lingkungan
Lumpur pascabanjir hampir seatap, warga di Sumatera harus merangkak saat masuk rumah
BNPB: Korban meninggal banjir dan longsor di Sumatera tembus 990 jiwa, upaya pencarian terus dilakukan