Air mata relawan menetes, permintaan dua selimut bocah korban banjir Aceh: Satu untuk mamak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 14 Desember 2025 | 15:28 WIB
Tangkapan layar seorang bocah pengungsi yang meminta selimut untuk ibunya (Instagram/auliafaulia)
Tangkapan layar seorang bocah pengungsi yang meminta selimut untuk ibunya (Instagram/auliafaulia)

GENMILENIAL.ID — Di tengah dinginnya malam pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, sebuah peristiwa kecil justru menyentuh nurani banyak orang.

Bukan teriakan minta bantuan, bukan pula keluhan panjang tentang penderitaan, melainkan permintaan sederhana dari seorang bocah laki-laki korban banjir yang membuat relawan terdiam dan meneteskan air mata.

Momen itu terjadi saat relawan menyalurkan bantuan logistik di salah satu lokasi pengungsian korban banjir Aceh.

Di antara antrean warga yang berharap mendapat selimut untuk menghangatkan tubuh, bocah kecil itu melangkah pelan mendekati meja bantuan.

Baca Juga: Relakan mobil dinas demi kader Posyandu, Kang Rey tegaskan kesehatan warga tak boleh sekadar seremonial

Dengan suara lirih dan mata polos, ia menyampaikan permintaannya.

“Kak, selimut satu,” ucapnya pelan.

Permintaan sederhana yang menghentikan langkah relawan

Seorang relawan segera meraih selimut dan hendak menyerahkannya. Namun, langkah tersebut terhenti ketika bocah itu kembali menoleh, seolah masih ada yang mengganjal di hatinya.

“Satu lagi untuk mamak,” imbuhnya singkat.

Baca Juga: Desa wisata jadi mesin ekonomi warga, Wabup Subang tegaskan seni lokal tak sekadar tontonan

Kalimat pendek itu sontak membuat suasana hening. Para relawan yang berada di lokasi pengungsian saling berpandangan, sebagian tak mampu menyembunyikan rasa haru.

Di tengah kondisi serba terbatas, ketika banyak orang memikirkan keselamatan dan kenyamanan diri sendiri, bocah itu justru lebih dulu memikirkan ibunya.

Permintaan dua selimut itu bukan tentang jumlah bantuan, melainkan tentang kasih sayang dan empati yang lahir dari kepolosan seorang anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X