Pilu korban banjir Aceh Tamiang berteduh di bawah terpal, seorang ibu mengaku tak butuh uang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 13 Desember 2025 | 19:26 WIB
Menyoroti cerita korban bencana banjir bandang di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh yang hingga kini belum memiliki tempat tinggal yang layak (Instagram.com/@rumpi_gosip)
Menyoroti cerita korban bencana banjir bandang di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh yang hingga kini belum memiliki tempat tinggal yang layak (Instagram.com/@rumpi_gosip)

Baca Juga: Polres Subang perkuat benteng toleransi, cegah radikalisme dari desa

“Yang lainnya tidak usah, yang penting bisa shalat,” tambahnya.

Bertahan hidup di bawah terpal seadanya

Dalam cuplikan video itu, terlihat sang ibu bersama keluarganya berteduh di bawah terpal seadanya yang dipasang di atas sepeda motor rusak.

Di sekeliling mereka, puing-puing bangunan dan material sisa banjir bandang masih berserakan.

“Kami tidur di tempat yang tidak layak. Yang penting ada kain untuk menghangatkan badan,” ujarnya.

Tak hanya itu, sang ibu juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap anaknya yang harus berjalan jauh melewati medan terjal demi mencari bantuan makanan.

Baca Juga: Setelah belasan tahun terabaikan, jalan utama Cikaum Barat akhirnya leucir, Kang Rey tegaskan tak ada lagi wilayah ‘ditinggalkan’

“Makan dan lainnya tidak usah, anak saya mencari jauh-jauh, kasihan,” tuturnya dengan suara bergetar.

Kisah ini menggambarkan betapa beratnya perjuangan para penyintas banjir bandang di Aceh Tamiang.

Di balik angka statistik korban dan pengungsi, masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan, bukan hanya dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kepedulian kemanusiaan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X