Insiden robohnya bangunan pesantren di Bireuen ini terjadi beberapa minggu setelah Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengungkap bahwa pemerintah menerima laporan puluhan pondok pesantren yang dinilai rawan ambruk.
Menurut laporan yang masuk melalui call center 158, sekitar 80 bangunan ponpes di Indonesia berada dalam kondisi berisiko tinggi, mayoritas berlokasi di Jawa, disusul Aceh dan Kalimantan.
“Sudah 80-an laporan kerawanan ambruk yang masuk. Semuanya akan diverifikasi dan diaudit,” kata Cak Imin pada 14 Oktober 2025.***
Artikel Terkait
Menag akui minimnya anggaran pesantren, pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny akan dibiayai APBN
Kasus ambruknya Ponpes Al Khoziny naik ke tahap penyidikan, Polda Jatim periksa 17 saksi
Rencana renovasi Ponpes Al Khoziny pakai APBN masih kabur: Menkeu Purbaya ngaku belum diberi tahu, Menteri PU bilang 'masih police line'
Polemik APBN untuk bangun ulang Ponpes Al Khoziny: Menkeu belum terima ajuan, DPR ingatkan risiko kecemburuan sosial
Melihat polemik penggunaan APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny
Renovasi Ponpes Al Khoziny pakai dana APBN, MPR ingatkan soal audit, DPR minta dikaji ulang
Setelah Al-Khoziny, atap ponpes di Situbondo ambruk: 1 Santriwati tewas, 18 terluka, Emil Dardak soroti cuaca ekstrem