Baca Juga: Tegur pengamen mabuk, warga Pamanukan tewas dikeroyok, polisi tangkap 3 pelaku dalam 12 jam
“Polda Jatim akan memproses hukum. Kami mulai dari tahap penyelidikan hingga ke penyidikan,” kata Jules, Selasa, 7 Oktober 2025.
Ia juga meminta publik memberi ruang bagi keluarga korban yang masih berduka.
“Marilah kita berempati. Identifikasi dan proses hukum akan kami jalankan secepatnya,” ujarnya.
Dukungan dan pesan dari Ketua MPR
Ketua MPR, Ahmad Muzani, menyampaikan dukungan terhadap langkah kepolisian dalam menangani kasus ini.
Baca Juga: Bangun kepercayaan publik, PT Dahana apresiasi peran media sebagai mitra strategis
“Kami percaya kepada kepolisian untuk melakukan penyidikan dan pengusutan. Peristiwa ini harus jadi pelajaran penting bagi para penyelenggara pendidikan,” kata Muzani di Jakarta.
Ia menegaskan pentingnya memperhatikan standar konstruksi bangunan di lingkungan pendidikan, baik berbasis agama maupun umum, untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.***
Artikel Terkait
BNPB: 14 santri tewas, 49 masih hilang dalam tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Kisah haru di balik reruntuhan Ponpes Al Khoziny: 3 hari bertahan tanpa makan, salat di bawah puing, hingga diamputasi untuk hidup
Evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny diwarnai aksi keluarga terobos puing, BNPB ingatkan bahaya runtuhan ‘pancake’
Mimbar Musala tetap tegak di tengah puing: Fakta terbaru evakuasi reruntuhan Al Khoziny yang tewaskan 37 orang
Presiden Prabowo instruksikan evaluasi nasional usai 49 jenazah ditemukan di reruntuhan Ponpes Al Khoziny
Proses hukum ambruknya Ponpes Al Khoziny: Bersabar tunggu evakuasi selesai untuk mulai penyidikan
Fakta baru di balik ambruknya Ponpes Al Khoziny: Hanya 50 dari 42 ribu pesantren di Indonesia yang punya izin bangunan