Evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny diwarnai aksi keluarga terobos puing, BNPB ingatkan bahaya runtuhan ‘pancake’

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 17:28 WIB
Menyoroti tipe reruntuhan pancake dalam proses evakuasi korban insiden ambruknya bangunan di Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo (X.com/@na_dirs)
Menyoroti tipe reruntuhan pancake dalam proses evakuasi korban insiden ambruknya bangunan di Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo (X.com/@na_dirs)

 

GENMILENIAL.ID – Suasana haru dan panik menyelimuti proses evakuasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Beberapa keluarga korban yang menanti kabar orang terkasih nekat menerobos area reruntuhan demi membantu tim penyelamat.

Namun, langkah itu justru berisiko tinggi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kondisi puing sangat berbahaya, terutama karena bentuk patahan bangunan yang disebut ‘pancake collapse’, tumpukan lantai yang menimpa satu sama lain dan bisa kembali runtuh hanya karena getaran kecil.

Baca Juga: Tepuk sakinah, doa sunyi di tengah lonjakan perceraian: Antara edukasi, gimik, dan harapan keluarga Indonesia

Keluarga korban dilarang masuk area puing

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa keselamatan keluarga korban juga menjadi prioritas utama.

“Setiap langkah tim selalu dikomunikasikan dengan keluarga. Tapi memang ada yang baru datang dan belum tahu kondisi di lapangan,” jelasnya di Posko Kedaruratan Sidoarjo, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Suharyanto menambahkan, rasa cemas dan sedih membuat sebagian keluarga tergesa-gesa.

Mereka kerap mengira petugas tidak bekerja maksimal, padahal tim di lapangan harus berhati-hati agar tidak menimbulkan reruntuhan baru.

Baca Juga: Wacana pemutihan produsen rokok ilegal, langkah Menkeu Purbaya tata industri tembakau kecil

“Identifikasi korban dilakukan tim DVI dan Inavis, perlu waktu. Kami mohon pengertian keluarga,” ujarnya.

BNPB dan Basarnas maksimalkan upaya evakuasi

BNPB memastikan seluruh sumber daya telah dikerahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X