GENMILENIAL.ID – Tragedi ambruknya musala tiga lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, menyisakan kisah pilu dan heroik dari para korban yang berhasil selamat.
Di balik tumpukan beton dan debu reruntuhan, tersimpan momen-momen dramatis perjuangan hidup yang menggugah nurani.
Hingga Sabtu, 4 Oktober 2025, Kepala Kantor Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, mencatat total 118 korban, dengan 14 meninggal dunia dan 104 selamat.
“Jumlah total sekarang 118 orang, dengan rincian 14 meninggal dunia dan 104 selamat,” ujar Nanang di lokasi kejadian.
Satu per satu, cerita dari balik puing mengungkap kekuatan iman dan perjuangan manusia yang luar biasa.
Terpaksa diamputasi di bawah puing
Nur Ahmad menjadi satu dari korban yang berhasil diselamatkan, namun dengan harga yang tak kecil.
Tangannya terpaksa diamputasi agar bisa keluar dari himpitan beton yang menjerat tubuhnya.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Tim SAR bahkan sempat mempertaruhkan nyawa mereka karena bangunan sewaktu-waktu bisa runtuh kembali.
Baca Juga: Kondisi Ole Romeny belum pulih total, Kluivert siapkan 3 opsi striker pengganti di Timnas Indonesia
“Saya sudah siap mati sama pasien kalau bangunan itu runtuh. Karena itu sangat berbahaya, salah gerak sedikit ambruk,” kata dr. Aaron Franklyn Simatupang, salah satu nakes yang terlibat langsung.
Operasi penyelamatan selesai pada pukul 01.30 WIB. Ahmad akhirnya keluar dari reruntuhan hidup, meski dengan satu tangan yang hilang.
Bertahan 3 hari tanpa makan dan minum
Artikel Terkait
Gedung SD Negeri mau ambruk, seperti apa upaya Disdikbud Subang cari bantuan?
Kondisi rumah mau ambruk, nenek Satinah takut tertiban tembok, relawan harap ada donatur yang bisa bantu perbaiki kondisi rumahnya
Ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 100 santri jadi korban, 26 masih hilang
Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 66 santri diduga terjebak, Tim SAR lawan medan sempit dan ancaman gempa susulan
Cerita pilu kakak yang sempat selamatkan adiknya, 5 santri tewas akibat reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Tim SAR gunakan alat berat, 10 korban meninggal dunia dalam reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
BNPB: 14 santri tewas, 49 masih hilang dalam tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo