Petani tidak bisa memaksa benih menjadi pohon dalam sehari. Pebisnis tidak bisa melompati proses perencanaan, eksekusi, dan evaluasi. Begitupun seorang Guru tidak bisa mendidik murid tanpa kurikulum yang tersusun.
Banyak kegagalan bukan karena manusia tidak memiliki kemampuan, tetapi karena manusia tidak sabar menjalani proses.
Kita ingin hasil tanpa tahapan. Ingin panen tanpa menanam. Ingin sukses tanpa membangun. Ingin perubahan tanpa proses.
Padahal alam telah menunjukkan hukum yang sederhana, segala sesuatu yang tumbuh membutuhkan waktu.
Baca Juga: Kinerja air bersih diakui nasional, Perumda Tirta Rangga Subang raih TOP BUMD 2026
Mungkin problem terbesar manusia modern bukan karena hidup terlalu lambat, melainkan karena kita telah kehilangan kemampuan untuk hidup secara bertahap.
Dan ketika manusia kehilangan tartil, ia bukan hanya kehilangan kesabaran.
Ia kehilangan keselarasan dengan hukum kehidupan.
Kundrat Kanda Permana - Cendikiawan muda dan pemerhati sosial