esai

ESAI: Peluang dan tantangan implementasi wakaf produktif di lembaga pendidikan

Rabu, 28 Mei 2025 | 12:13 WIB
Ramdan Hamdani, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Sosial

Tantangan lainnya adalah minimnya lembaga pendidikan yang mampu dijadikan role model atas keberhasilan implementasi konsep wakaf produktif di lembaga pendidikan.

Sebagian besar lembaga masih mengandalkan dana dari orangtua, pemerintah serta donatur tidak tetap untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya.

Sementara lainnya baru sampai pada tahap awal implementasi. Artinya, lembaga pendidikan yang memiliki portofolio bagus dalam implementasi wakaf produktif masih sangat terbatas.

Melihat besarnya tantangan tersebut, edukasi dan sosialisasi secara massif dan simultan oleh badan - badan wakaf kepada pengelola lembaga pendidikan serta masyarakat perlu terus dilakukan.

Baca Juga: Hakim terkemuka Iran Ehsan Bagheri tewas dibunuh saat berangkat kerja, otoritas sebut aksi teroris

Artinya, apa yang terjadi hari ini sejatinya momentum bagi lembaga - lembaga pilantropi (Lembaga Amil Zakat/Badan Wakaf) untuk memperluas kiprahnya di dunia pendidikan.

Selain itu edukasi dan sosialisasi tersebut juga diperlukan agar sekolah dan masyarakat memiliki visi yang sama dalam menyukseskan implementasi konsep wakaf produktif ini.

Ramdan Hamdani, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Sosial

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB