ESAI : Kode etik jurnalistik, pilar etika, kebenaran, dan tanggung jawab wartawan di era digital

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 13 November 2025 | 01:59 WIB
Yaya Suryana - Jurnalis
Yaya Suryana - Jurnalis

Wartawan tak bisa hanya berpegang pada teks kode etik, melainkan perlu memaknai ulang semangatnya, integritas, transparansi, dan empati terhadap publik.

Etika jurnalistik bukanlah beban, tetapi bentuk kejujuran. Dalam setiap berita yang disajikan, wartawan sejatinya sedang menulis sejarah kecil bangsa.

Jika kebenaran menjadi fondasi, maka kepercayaan publik akan menjadi hasilnya. Dan di tengah dunia yang penuh kebisingan informasi, hanya media yang berpegang teguh pada etika yang akan tetap dipercaya.

Yaya Suryana, Jurnalis dan Alumni Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) Jakarta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X