Garuda UNY Team kembali juara Shell Eco-Marathon 2026, bukti mahasiswa Indonesia unggul di teknologi hemat energi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 26 Januari 2026 | 22:15 WIB
Garuda UNY Team berhasil mendapat peringkat pertama di Shell Eco-Marathon 2026 (Dok.UNY)
Garuda UNY Team berhasil mendapat peringkat pertama di Shell Eco-Marathon 2026 (Dok.UNY)

GENMILENIAL.ID — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Melalui Garuda UNY Eco Team, UNY sukses meraih peringkat pertama kategori Urban Concept – Internal Combustion Engine (ICE) pada ajang Shell Eco-marathon Asia-Pacific and Middle East 2026 yang digelar di Lusail International Circuit, Qatar, 21–25 Januari 2026.

Capaian ini sekaligus menegaskan kapasitas mahasiswa Indonesia dalam mengembangkan teknologi kendaraan hemat energi dan berdaya saing global, di tengah tantangan dunia terhadap isu efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Akses jalan putus pascabanjir, anak-anak di Aceh Utara kesulitan berangkat sekolah

Bersaing dengan 96 tim internasional

Shell Eco-marathon (SEM) merupakan kompetisi bergengsi tingkat internasional yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Pada edisi 2026, tercatat 96 tim dari 16 negara turut ambil bagian, termasuk Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, India, hingga Uni Emirat Arab.

Indonesia sendiri diwakili oleh 28 tim dari berbagai perguruan tinggi, salah satunya Garuda UNY Team yang tampil konsisten sejak tahap awal kompetisi.

Baca Juga: 3.500 Rumah terendam banjir di Subang, Bupati Reynaldy desak BBWS segera normalisasi sungai

Rancangan kendaraan efisien, tembus 535 km/liter

Garuda UNY Team yang terdiri dari tujuh mahasiswa dan didampingi dua dosen pembimbing, Dr. Ir. Zainal Arifin, dan Dr. Sutiman, sukses mencatatkan efisiensi energi luar biasa, yakni 535 kilometer per liter.

Keberhasilan ini diraih setelah melewati serangkaian tahapan ketat, mulai dari technical inspection, practice race, hingga final race.

Ketua tim, Fadhil Akmal, mahasiswa S1 Teknik Manufaktur UNY, menyebut pencapaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif dan konsistensi tim dalam riset serta pengembangan kendaraan hemat energi.

Baca Juga: 141 Warga mengungsi, Bupati Subang desak BBWS segera normalisasi Sungai Cigadung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X