Soroti krisis tata krama siswa, Wakasek SMPN 6 Subang tekankan peran pengawasan dan pendidikan karakter

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 3 Mei 2026 | 20:16 WIB
Ucu, S.S, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 6 Subang menyoroti pentingnya tata krama dan penguatan pendidikan karakter di kalangan siswa di tengah pengaruh teknologi
Ucu, S.S, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 6 Subang menyoroti pentingnya tata krama dan penguatan pendidikan karakter di kalangan siswa di tengah pengaruh teknologi

GENMILENIAL.ID – Fenomena menurunnya tata krama dan sikap hormat siswa terhadap guru maupun orang tua menjadi perhatian serius di dunia pendidikan.

Hal ini disoroti oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 6 Subang, Ucu, S.S, yang menilai adanya pergeseran perilaku di kalangan generasi muda saat ini.

Dalam pandangannya, perubahan tersebut tidak lepas dari derasnya pengaruh teknologi yang kini melekat dalam kehidupan generasi alpha, yakni mereka yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025.

Baca Juga: Kisah Riris dan Ismawati di Subang, tinggal di gubuk 2x2 meter dan mandi pakai air sawah

Paparan teknologi picu pergeseran perilaku

Ucu menjelaskan, generasi alpha tumbuh berdampingan dengan teknologi digital seperti internet cepat, media sosial, hingga kecerdasan buatan.

Kondisi ini membuat mereka memiliki keunggulan secara digital, namun di sisi lain berpotensi mengalami kerentanan secara emosional.

Paparan teknologi yang tidak terkontrol dinilai dapat memicu perubahan pola perilaku, termasuk menurunnya kesopanan dalam berinteraksi.

Ia menyebut, berbagai penelitian menunjukkan adanya fenomena krisis adab atau degradasi moral pada siswa yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Baca Juga: Tambang tanah merah Subang jadi sorotan, pengusaha buka suara soal izin dan pajak

Penurunan empati dan kesantunan jadi sorotan

Berdasarkan sejumlah hasil survei, penurunan karakter siswa terlihat pada aspek empati, kemandirian, hingga integritas.

Selain itu, penggunaan gawai yang tinggi di kalangan anak usia sekolah juga menjadi faktor yang turut memengaruhi.

Konten digital yang tidak tersaring dengan baik dinilai berkontribusi terhadap perubahan gaya komunikasi siswa, termasuk munculnya perilaku agresif dan kurangnya rasa hormat terhadap orang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X