Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
Dan aku terima kau dalam keberadaanmu
Seperti kau terima daku
Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
Hutanmu adalah misteri segala
Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
Baca Juga: Hasil studi, ini beberapa manfaat lingkungan hijau untuk tumbuh kembang anak-anak
Malam itu ketika dingin dan kebisuan Menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“Hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
‘Terimalah dan hadapilah
Dan antara ransel-ransel kosong dan api unggun yang membara
Aku terima ini semua
Melampaui batas-batas hutanmu
Melampaui batas-batas jurangmu
Aku cinta padamu Pangrango
Karena aku cinta pada keberanian hidup
Jakarta 19 Juli 1966
Artikel Terkait
Siap perkuat Timnas Indonesia, Shayne Pattynama resmi jadi WNI
3 Tips ungkapkan pendapat terbaik agar terhindar dari pertengkaran
7 Puisi Chairil Anwar, si 'Binatang Jalang' dan juga pelopor angkatan 45
10 Puisi karya Sapardi Djoko Damono, salah satunya 'Yang fana adalah waktu'
7 Puisi karya penyair dan sastrawan Pulo Lasman Simanjutak
Bacakan puisi Gus Mus dan Soekarno, Ketua TMP Jabar : Saya kader Nasionalis dan Banser
Penyair Wiji Thukul, aktivis perlawanan yang dihilangkan karena puisi